Pelajar SMP Jadi Korban Pelecehan di Medan, Orang Tua Pilih Diam demi Perlindungan Mental Anak
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- visibility 136
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga menjadi korban pelecehan oleh seorang pria tak dikenal di kawasan Jalan Karya Jaya, Gang Eka Lestari, Gedung Johor, Kota Medan, Sabtu (14/2).
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan dan perhatian dari masyarakat setempat.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban, yang masih berusia remaja, dalam perjalanan pulang dari sekolah menuju rumahnya.
Menurut keterangan keluarga korban, seorang pria yang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor sempat melintas di sekitar lokasi. Setelah melihat korban, pria tersebut kemudian berbalik arah dan mendekati korban dengan berpura-pura menanyakan alamat.
Namun, saat korban lengah, pelaku diduga melakukan pelecehan dengan meremas dada korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. Ketakutan dan trauma mendalam dirasakan korban setelah kejadian tersebut.
Setelah kejadian, korban langsung pulang ke rumah dan menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang tuanya.
Orang tua korban pun merasa sangat terpukul dan berusaha memberikan perlindungan serta pendampingan agar anaknya dapat pulih dari trauma yang dialami.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa kondisi mental korban cukup berat. Orang tua korban, Unggahan Dinda El Sarah di Facebooknya, memilih untuk tidak melanjutkan proses laporan ke pihak berwajib demi menjaga kesehatan mental anaknya.
Ia berharap anaknya dapat pulih secara psikologis dan tidak mengalami tekanan lebih dalam proses hukum, Selasa (17/03).
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan masyarakat.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan kejadian serupa guna mencegah terulangnya peristiwa yang merugikan anak-anak.
- Penulis: Admin


