Nasib Pahlawan Devisa di Kamboja, Disetrum Atau Dijual
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 10 Mar 2025
- visibility 111
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMBOJA, – 80 pekerja asal Sulawesi Utara bernasib buruk di Kamboja, pasalnya niat merubah nasib justru disiksa dan dipaksa jadi penipu via online.
Inilah yang dirasakan sekitar 80 orang Warga Negara Indonesia termasuk warga Sulawesi Utara korban online scam di Kamboja.
TKI yang tak kuasa menahan derita di Kamboja memilih kabur dan tidak sedikit yang tidak berhasil kabur dengan segala resiko yang di alami.
Dari info yang didapat, yang lolos hingga berhasil ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) hanya 30 orang.
Informasi tersebut diungkapkan oleh Relawan Kemanusiaan Kamboja, Christie Saerang, berdasarkan pengakuan para korban.
“Saya dapat info dari dari para korban di KBRI ada lagi yang lari dari perusahaan karena disiksa. Katanya ada 80 orang yang lari, 6 orang warga Sulut. Cuma yang tembus ke KBRI hanya 30 orang,” ujar Christie, Sabtu (8/3/2025).
Diketahui, Warga Negeri Indonesia yang mengaku menjadi korban perusahaan online scam (penipuan daring) terus bertambah.
Jumlah mereka yang berusaha untuk melarikan diri juga bertambah. Beberapa orang tembus, beberapa lainnya tak berhasil.
- Penulis: mediagramindo


