Pesawat Air India Jatuh, Penumpang 242 Orang
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
- visibility 83
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ahmedabad, India – Sebuah kecelakaan pesawat terjadi hari ini di India setelah penerbangan Air India menuju London Gatwick mengalami kecelakaan tak lama setelah lepas landas dari Bandara Ahmedabad, Gujarat.
Penerbangan Air India 171, yang mengangkut 242 penumpang dan awak kabin, jatuh kembali ke tanah di area padat penduduk di kota tersebut sekitar beberapa menit setelah meninggalkan landasan pacu.

Menurut pernyataan resmi dari Air India, pesawat Boeing 787 Dreamliner yang berangkat dari Ahmedabad pukul 13.38 waktu setempat, mengalami kecelakaan setelah lepas landas pada pukul 13.17 WIB Kamis (12/06).
Penerbangan ini membawa warga dari berbagai negara, termasuk 169 warga India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada.
Penerbangan yang direncanakan akan tiba di London Gatwick ini mengalami kecelakaan saat berada di wilayah Meghani, sebuah kawasan padat penduduk, dan jatuh kembali ke bumi hanya beberapa menit setelah meninggalkan landasan.

Akibat insiden tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Pemerintah India dan pihak berwenang setempat telah menyiagakan nomor hotline khusus, 1800 5691 444, untuk memberikan informasi kepada keluarga dan korban.
Dari pihak Air India, juru bicara menyatakan bahwa maskapai tersebut bekerja sama penuh dengan penyelidik dan pihak berwenang terkait insiden ini.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk mendukung penyelidikan yang sedang berlangsung,” ujar pernyataan resmi maskapai.

Saat ini, penyelidikan menyeluruh tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan memastikan keamanan penerbangan di masa mendatang. Insiden ini menimbulkan keprihatinan besar di kalangan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan tentang faktor penyebab kecelakaan tersebut.
Sampai berita ini diturunkan, identitas korban luka dan penuh dari insiden tersebut masih dalam proses pendataan. Pemerintah dan pihak berwenang berjanji akan memberikan pembaruan terkait perkembangan penyelidikan dan penanganan insiden ini.
- Penulis: mediagramindo


