Polisi Gerak Cepat Setelah Jeritan Seorang Istri di Dairi
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
- visibility 130
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dairi – Kasus penganiayaan dan pemerasan yang sempat viral di media sosial terkait kejadian di kawasan Hutan Lae Pondom, Kabupaten Dairi, akhirnya terungkap dan pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
Pelaku yang berinisial DL (22), warga Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo, diringkus oleh Sat Reskrim Polres Dairi bersama Unit Reskrim Polsek Sumbul pada hari Jumat (17/10).
Penangkapan ini dilakukan di daerah asal tersangka di Tanah Karo setelah polisi mendapatkan informasi dan melakukan pengejaran.
Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, menyampaikan bahwa penangkapan terhadap DL berlangsung cepat, tidak sampai 24 jam setelah kejadian berlangsung.
“Pelaku diamankan saat berada di Kabupaten Tanah Karo. Kasus ini sempat viral di media sosial dan langsung kami tindak lanjuti,” ujar Otniel saat menggelar konferensi pers dan bisa dilihat di akun Instagram Mediagramindo.
Kronologi kejadian bermula saat korban, Muhammad Gazali (23), warga Kota Medan, melintas dari arah Medan menuju Sidikalang. Saat itu, tersangka DL bersama sejumlah temannya mengatur arus lalu lintas di jalur yang sedang dalam perbaikan.
Diduga, mereka meminta uang kepada pengendara yang melintas sebagai bentuk pungutan liar.

Korban yang mendengar ucapan makian dari DL kemudian turun dari mobilnya. Situasi pun memanas dan terjadi cekcok mulut di lokasi.
Tidak lama kemudian, DL memukul wajah Gazali yang mengakibatkan luka lebam di bagian mata, bibir pecah, dan kaki korban terkilir. Kejadian ini sempat terekam dan menjadi viral di media sosial.
Keluarga Gazali yang melihat kejadian langsung melerai dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumbul. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku.
Hingga saat ini, pelaku DL sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Dairi.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat terkait praktik pungli dan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di wilayah wisata tersebut.
Polres Dairi menegaskan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan dan menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati serta melaporkan jika menemukan kejadian serupa.
- Penulis: mediagramindo


