Pomdam XX/Tuanku Imam Bonjol Selidiki Peluru Nyasar di Universitas Negeri Padang
- account_circle Pipin
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- visibility 240
- print Cetak

Kasus Peluru Nyasar di Universitas Negeri Padang, Rabu (03/06).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Saksi di lokasi menyebut satpam langsung membubarkan mahasiswa untuk antisipasi kejadian lanjutan. Pejabat UNP menduga peluru berasal dari kompleks militer Batalyon 133 Yudha Sakti di seberang Jalan Prof. Hamka, depan kampus UNP. Dugaan ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum dikonfirmasi resmi.
Pihak universitas dan aparat militer masih menunggu hasil lengkap penyelidikan polisi militer. Kejadian ini memicu kekhawatiran civitas akademika UNP terkait keamanan area kampus.
“Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol masih terus melakukan penyelidikan. Sekitar 10 orang saksi sudah kami catat dan ambil keterangannya,” tegas Kolonel Taufiq. Ia memastikan langkah pengamanan akan terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus peluru nyasar UNP Padang ini kini jadi perhatian aparat keamanan dan institusi pendidikan di Sumatera Barat. Masyarakat diimbau tetap tenang menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.
- Penulis: Pipin


