Reshuffle Kabinet, Ahmad Dofiri Penasihat Khusus Bidang Kamtibmas
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
- visibility 99
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet yang menyertakan penunjukan Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan reformasi kepolisian.
Penunjukan ini langsung mendapat apresiasi dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), yang menilai Ahmad Dofiri merupakan sosok yang tepat untuk memperkuat reformasi di tubuh Polri.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menyampaikan bahwa Ahmad Dofiri dikenal sebagai pribadi yang dihormati di internal Polri. Ia menyoroti latar belakang akademik dan karakter tegas Dofiri sebagai faktor utama kepercayaan tersebut.
“Saya kira Pak Dofiri itu sosok yang memang dihormati di internal kepolisian. Di samping karena kepandaiannya karena beliau adalah Adhi Makayasa, namun juga karena sikap tegasnya terhadap berbagi persoalan yang ada di kepolisian. Itu yang penting,” ujar Anam kepada media, Rabu (17/09).
Menurut Anam, penunjukan Ahmad Dofiri sebagai bagian dari tim reformasi kepolisian dinilai sangat strategis dan sesuai dengan kebutuhan. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Dofiri, institusi Polri dapat mengalami perbaikan dan peningkatan kinerja secara signifikan.
“Ini penunjukan yang baik, karena memang di samping mengetahui berbagai persoalan internal kepolisian, tapi juga sekaligus beliau juga dikenal tegas di internal kepolisian,” tambah Anam.

Selain latar belakang di kepolisian, Anam juga menyoroti kemampuan komunikasi Ahmad Dofiri yang dianggap mumpuni.
Ia menyebut, pengalaman Dofiri selama aktif di Polri dan pernah menjabat di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menjadikan sosok ini memiliki keahlian berkomunikasi yang baik dengan berbagai pihak.
Penunjukan Ahmad Dofiri ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat reformasi di tubuh Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.
Diharapkan, di tangan Dofiri, Polri tidak hanya mampu menyelesaikan persoalan internal, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pada kesempatan itu Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan kenaikan pangkat istimewa kepada Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Jenderal TNI Kehormatan dan Letnan Jenderal Polisi (Purn.) Ahmad Dofiri sebagai Jenderal Polisi Kehormatan.
Penganugerahan yang diberikan berdasarkan Keppres No. 84/TNI Tahun 2025 dan No. 85/POLRI Tahun 2025 ini merupakan wujud apresiasi atas dedikasi, pengorbanan, dan kesetiaan keduanya selama pengabdian panjang kepada bangsa dan negara.
Hingga saat ini, penunjukan Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang Kamtibmas dan reformasi kepolisian menjadi perhatian publik dan pengamat keamanan, mengingat peran pentingnya dalam mendorong reformasi dan peningkatan profesionalisme Polri di masa mendatang.
- Penulis: mediagramindo


