Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Korban Salah Tangkap di Dalam Pesawat Bandara Kualanamu

Korban Salah Tangkap di Dalam Pesawat Bandara Kualanamu

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Sumut, Iskandar ST, mengaku menjadi korban salah tangkap oleh petugas kepolisian saat berada di dalam pesawat Garuda Indonesia, Kamis malam (15/10/2025).

Kejadian ini terjadi saat Iskandar hendak berangkat dari Bandara Kualanamu menuju Jakarta.

Iskandar menjelaskan bahwa dirinya sempat diamankan dan kemudian diturunkan dari pesawat dengan tuduhan terlibat judi online. Namun, tuduhan tersebut terbukti tidak benar.

“Jam penerbangan pukul 19.25 WIB. Saat itu, seluruh penumpang sudah berada di dalam pesawat dan bersiap lepas landas. Tiba-tiba, datang sejumlah orang yang mengaku polisi berpakaian preman, bersama petugas Avsec Bandara Kualanamu dan kru pesawat,” ujar Iskandar, Jumat (17/10).

Iskandar menambahkan, petugas kepolisian tersebut mengaku akan melakukan penangkapan terhadap seseorang yang disebut memiliki nama yang sama, yakni Iskandar, terkait kasus judi online.

“Jadi, oknum polisi melakukan salah tangkap. Mereka menginterogasi di dalam pesawat dan di garbarata. Setelah mengetahui kesalahan, petugas yang berpakaian preman itu langsung pergi. Bahkan, tidak ada yang mengaku sebagai polisi,” katanya.

Lebih lanjut, Iskandar mengaku sempat menunjukkan surat penangkapan yang diberikan petugas kepada dirinya. Ia menduga bahwa polisi yang melakukan penangkapan berasal dari Polrestabes Medan.

“Saya sempat ditunjukkan surat penangkapan, tapi ternyata tidak ada kaitannya dengan saya. Ini adalah kesalahan besar dan saya berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti peristiwa ini,” tegas Iskandar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian tersebut.

Kasus ini menuai perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan tentang prosedur penegakan hukum di lapangan, terutama terkait salah tangkap yang terjadi di bandara.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekali Hidup dari Lapas Jember, WBP Berdaya Lewat Ketrampilan

    Bekali Hidup dari Lapas Jember, WBP Berdaya Lewat Ketrampilan

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Jember – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember secara aktif memberikan pembekalan beragam keterampilan kemandirian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu (04/05) Program ini mencakup berbagai bidang produktif, termasuk handycraft, layanan barbershop, laundry, tata boga, pertukangan, budidaya ikan lele, produksi tempe, dan pertanian. Salah satu program kemandirian yang menonjol adalah handycraft, di mana WBP menghasilkan […]

  • Kordinasi Strategis Rutan Kelas I Medan, BNNP Sumut, Polrestabes Medan Terkait Penyalahgunaan Narkoba

    Kordinasi Strategis Rutan Kelas I Medan, BNNP Sumut, Polrestabes Medan Terkait Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Medan – Dalam rangka menyukseskan Program Akselerasi Pemberantasan narkoba yang digalakkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH), Rutan Kelas I Medan melakukan koordinasi strategis dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dan Polrestabes Medan. Kamis (27/2/25). Pertemuan ini bukan sekedar agenda rutin, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama […]

  • Yusril : Hakim Terlibat Kasus Suap Kita Proses

    Yusril : Hakim Terlibat Kasus Suap Kita Proses

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa hakim yang terlibat kasus suap harus diproses secara hukum. “Iya kalau ditahan sih tetap saja diproses hukum ya,” ujar Yusril di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/04). Yusril mengatakan proses hukum tersebut bergantung pada ada atau tidaknya bukti […]

  • Respon Panglima TNI Penggunaan Sirene dan Strobo

    Respon Panglima TNI Penggunaan Sirene dan Strobo

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa penggunaan sirene dan strobo dalam pengawalan harus mengikuti aturan yang berlaku. Ia menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi aspirasi masyarakat yang merasa terganggu dengan penggunaan perangkat tersebut selama kegiatan pengawalan pejabat negara. Dalam pernyataannya di acara TNI Fair 2025 di kawasan Monumen Nasional, […]

  • Gelar Hari Pengayoman ke-79 Dipusatkan di Rutan Kelas I Medan

    Gelar Hari Pengayoman ke-79 Dipusatkan di Rutan Kelas I Medan

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara gelar Upacara Peringatan Hari Pengayoman ke-79 di lapangan rutan yang dihadiri para undangan, Senin (19/08). Upacara puncak Hari Pengayoman ke-79 yang diperingati setiap tanggal 19 agustus setiap tahunnya merupakan sejarah lahirnya Kementrian Hukum dan HAM […]

  • Proyek Bendungan Lau Simeme Selesai, Tapi Ganti Rugi Terkatung-katung

    Proyek Bendungan Lau Simeme Selesai, Tapi Ganti Rugi Terkatung-katung

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 224
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM– Aksi turun kejalan warga yang tanahnya belum mendapat penyelesaian ganti rugi atas adanya pembangunan Proyek Bendungan Proyek Lau Simeme di Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang hingga saat ini masih menunggu kabar dari Istana Kepresidenan. Hal ini setelah puluhan warga sebagai perwakilan melakukan aksi unjukrasa di depan istana beberapa waktu lalu. Warga mengaku sudah dijanjikan […]

expand_less