Korban Salah Tangkap di Dalam Pesawat Bandara Kualanamu
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
- visibility 127
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Sumut, Iskandar ST, mengaku menjadi korban salah tangkap oleh petugas kepolisian saat berada di dalam pesawat Garuda Indonesia, Kamis malam (15/10/2025).
Kejadian ini terjadi saat Iskandar hendak berangkat dari Bandara Kualanamu menuju Jakarta.
Iskandar menjelaskan bahwa dirinya sempat diamankan dan kemudian diturunkan dari pesawat dengan tuduhan terlibat judi online. Namun, tuduhan tersebut terbukti tidak benar.
“Jam penerbangan pukul 19.25 WIB. Saat itu, seluruh penumpang sudah berada di dalam pesawat dan bersiap lepas landas. Tiba-tiba, datang sejumlah orang yang mengaku polisi berpakaian preman, bersama petugas Avsec Bandara Kualanamu dan kru pesawat,” ujar Iskandar, Jumat (17/10).
Iskandar menambahkan, petugas kepolisian tersebut mengaku akan melakukan penangkapan terhadap seseorang yang disebut memiliki nama yang sama, yakni Iskandar, terkait kasus judi online.
“Jadi, oknum polisi melakukan salah tangkap. Mereka menginterogasi di dalam pesawat dan di garbarata. Setelah mengetahui kesalahan, petugas yang berpakaian preman itu langsung pergi. Bahkan, tidak ada yang mengaku sebagai polisi,” katanya.
Lebih lanjut, Iskandar mengaku sempat menunjukkan surat penangkapan yang diberikan petugas kepada dirinya. Ia menduga bahwa polisi yang melakukan penangkapan berasal dari Polrestabes Medan.
“Saya sempat ditunjukkan surat penangkapan, tapi ternyata tidak ada kaitannya dengan saya. Ini adalah kesalahan besar dan saya berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti peristiwa ini,” tegas Iskandar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian tersebut.
Kasus ini menuai perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan tentang prosedur penegakan hukum di lapangan, terutama terkait salah tangkap yang terjadi di bandara.
- Penulis: mediagramindo


