Revitalisasi Stadion Teladan Jadi Perhatian Serius Walikota Medan, Ditambah Kekhawatiran Wakil Menteri Pekerjaan Umum
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
- visibility 90
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN – Proyek taman Stadion Teladan jadi perhatian serius Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Pasalnya taman ini memakai anggaran APBD Kota Medan, terpisah dari dana APBN yang dipakai untuk revitalisasi Stadion Teladan.
Setelah baru menjabat, ini kali perdana Rico Waas meninjau proyek Taman Stadion Teladan didampingi Kadis Perkimcitaru, Alexander Sinulingga. Alhasil, Rico Waas menemukan beberapa kerusakan di taman Stadion Teladan, termasuk pada tiang, sistem air, lampu, pembuangan air, dan lantai yang sudah mulai retak, Rabu (19/3/2025).
Kepada kadis terkait, Rico Waas menegaskan bahwa perawatan tidak boleh dianggap sepele. Karena anggaran yang telah dikucurkan Pemko Medan cukup besar.
“Tolong serius dipelihara. Jangan sampai lantai yang baru selesai dibuat sudah pecah. Pentingnya perawatan taman depan Stadion Teladan yang baru selesai dibangun,” katanya.
Rico menegaskan kepada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan untuk menjaga kondisi taman agar tidak rusak sebelum diresmikan.
“Saya berharap agar taman yang sudah selesai dibangun dengan nominal yang tidak sedikit ini tetap dijaga dan dirawat sehingga tidak cepat rusak,” ujarnya didampingi Alexander Sinulingga.
Rico menambah, kondisi saat ini bahwa taman telah selesai dibangun. Namun peresmiannya belum bisa dilakukan karena revitalisasi Stadion Teladan masih berlangsung.
“Kita mengkhawatirkan kondisi taman yang bisa terdampak oleh debu, air hujan, dan panas jika tidak dirawat dengan baik. Kalau tidak kita rawat, lama-lama jadi kusam dan pudar. Saat launching nanti, taman ini harus tetap terlihat indah agar masyarakat bisa melihat hasil pembangunan yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti juga terjun ke Stadion Teladan meninjau. Rico menjelaskan bahwa pembangunan Stadion Teladan melibatkan dua sumber pendanaan, APBN untuk stadion dan APBD Kota Medan untuk taman.
“Saat ini pembangunan taman sudah rampung, sementara pengerjaan stadion masih berlanjut, terutama di bagian Tribun,” ungkapnya.
Diketahui, proses pengerjaan revitalisasi Stadion Teladan yang tengah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dikhawatirkan tidak selesai pada akhir April 2025 sebagaimana target yang ditetapkan. Kekhawatiran ini diungkapkan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti saat meninjau progres revitalisasi Stadion Teladan.
“Kalau saya lihat di lapangan, sepertinya kalau akhir April, saya khawatir ini tidak selesai karena masih ada pengecoran-pengecoran yang cukup banyak. Saya juga tidak mau kalau pengecoran nanti harus buru-buru dan akhirnya nanti kualitasnya juga kurang bagus,” kata Diana Kusumastuti yang dalam peninjauan itu didampingi Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Magister Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung ini menyebutkan, salah satu kendala yang dihadapi dalam pekerjaan revitalisasi adalah ketersediaan material. Dia mengaku, telah mendorong pihak penyedia agar material segera tersedia guna mendukung percepatan pengerjaan revitalisasi.
“Saya akan terus nge-push penyedia,” ujarnya.
Selain material, tambah Diana, terjadi perubahan-perubahan desain, terutama terkait heritage bangunan Stadion Teladan.
“Kita tidak tahu strukturnya tidak kuat sehingga harus dilakukan perkuatan-perkuatan dan melakukan penghitungan kembali serta tambahan-tambahan lainnya. Ini kita akan push juga,” pungkasnya.
- Penulis: mediagramindo


