Singapura Panggil 10 Perusahaan Sawit dan Pulp Terkait Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka
- account_circle Pipin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

Singapura Panggil 10 Perusahaan Sawit terkait Kebakaran Hutan (Karhutla) di Indonesia.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mediagram – Pemerintah Singapura mengambil langkah tegas terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas batas. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, pemerintah negara itu memanggil petinggi 10 perusahaan perkebunan dan kehutanan yang beroperasi di Indonesia.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran kabinet senior Singapura. Hadir Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong, Menteri Senior K. Shanmugam, dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Grace Fu.
Ketua Komite Menteri Krisis Dalam Negeri (HCMC) Singapura, K. Shanmugam, menegaskan pemerintahnya serius menangani isu kabut asap ini.
“Kami akan menempuh semua jalur hukum dan peraturan yang tersedia. Dan jika fakta menunjukkan bahwa tidak ada kesalahan kami akan melanjutkan berdasarkan hal itu juga,” kata Shanmugam dikutip dari http://AsiaOne.com, Jumat (30/10/2026).
Shanmugam yang juga dikenal sebagai pengacara senior di bidang arbitrase dan litigasi, memperingatkan 10 perusahaan tersebut untuk tidak hanya memberikan jawaban formalitas.
- Penulis: Pipin


