Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sistem Kacau Balau, DPRD Desak Pemko Medan Bertanggungjawab Soal Parkir Berlangganan

Sistem Kacau Balau, DPRD Desak Pemko Medan Bertanggungjawab Soal Parkir Berlangganan

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan – Anggota DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah, mendesak Pemko Medan agar bertanggungjawab atas kacau balaunya penerapan sistem parkir di Kota Medan, khususnya parkir berlangganan.

Terlebih, penggunaan dana APBD untuk penerapan program parkir berlangganan terbilang besar, yakni Rp26 miliar di P-APBD 2024, dan direncanakan Rp79 miliar di APBD 2025. Anggaran tersebut termasuk gaji untuk ribuan juru parkir (Jukir) yang dibayar hingga Rp2,5 juta/bulan.

“Sudah dianggarkan ratusan miliar, tapi sistem parkir berlangganan yang dijanjikan malah tidak jalan. Sekarang balik lagi ke parkir manual. Ini harus dipertanggungjawabkan,” tegas Bahrum.

Anehnya, lanjut politisi PAN ini, malah muncul kembali pungutan parkir manual meski sistem berlangganan telah disahkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 26 Tahun 2024. Ironisnya, tarif parkir manual yang diberlakukan kini mengikuti Perda No. 1 Tahun 2024 dengan tarif baru: Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Akibat peraturan parkir manual tersebut, masyarakat yang sudah membeli barcode parkir berlangganan malah akhirnya tetap dikutip uang parkir dan tidak jarang menimbulkan konflik di lapangan.

“Parkir berlangganan berlaku mulai 1 Juli 2024, tapi anehnya Dinas Perhubungan sudah berlakukan parkir manual sejak November tahun lalu. Perwal-nya belum dicabut, kok sistem lain yang dijalankan?” ungkapnya heran.

Tumpang tindih sistem perparkiran di Kota Medan ini, menurut Bahrum, sudah dimulai saat dulu Pemko Medan menerapkan e-Parking berdasarkan Perwal No.45 Tahun 2021, lalu digantikan dengan sistem parkir berlangganan, kemudian tumpang tindih lagi dengan hadirnya aturan parkir manual. Sehingga menimbulkan kebingungan dan tentunya sangat merugikan masyarakat.

“Target pendapatan Rp100 miliar, tapi kenyataannya cuma dapat Rp15 miliar. Sekarang mau target Rp55 miliar lagi dengan anggaran Rp79 miliar? Ini angka-angka yang perlu dipertanyakan keseriusannya,” tegasnya.

Dengan semua kebijakan yang membingungkan ini, Bahrumsyah mendesak Pemko Medan untuk bertanggung jawab dengan memberikan penjelasan yang pasti kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa aturan tak bisa dijalankan seenaknya tanpa dasar hukum yang jelas, Kamis (10/04).

“Kalau parkir manual mau diterapkan lagi, revisi dulu Perwal parkir berlangganan. Jangan buat masyarakat bingung dan jadi korban ketidakjelasan kebijakan,” pungkasnya.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parah, Kepala Desa Bermain Judol Gunakan Anggaran Dana Desa

    Parah, Kepala Desa Bermain Judol Gunakan Anggaran Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Desa di Sumut jadi sorotan, setelah menjadi temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyalahguankan Anggaran Dana Desa (ADD). Kades di Sumut disebut memakai ADD puluhan hingga ratusan juta untuk kepentingan pribadi bermain judi online. Menyikapi kabar tak sedap ini, Komisi A DPRD Sumut, mengaku sangat kecewa dengan adanya temuan dari […]

  • Setelah 22 Tahun Pekerja Rumah Tangga Miliki Payung Hukum

    Setelah 22 Tahun Pekerja Rumah Tangga Miliki Payung Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam upaya memperkuat perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa pembentukan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) memiliki tujuan utama untuk memberikan kepastian hukum bagi pekerja maupun pemberi kerja. Selain itu, regulasi ini bertujuan untuk mencegah berbagai bentuk diskriminasi, eksploitasi, […]

  • Butuh Waktu Berjam-jam, Bantuan Polres Sampai di SDN 078481 Uluna’ai Hiligodu

    Butuh Waktu Berjam-jam, Bantuan Polres Sampai di SDN 078481 Uluna’ai Hiligodu

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 125
    • 0Komentar

    NIAS-AKBP Revi Nurvelani menyalurkan bantuan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 078481 Uluna’ai Hiligodu, Kecamatan Idanogawo, Nias, Senin, 20 Januari 2025. Sebelumnya, SDN 078481 Uluna’ai Hiligodu, Idanogawo, Kabupaten Nias sempat viral karena tak menentunya jam belajar mengajar disebabkan ketiadaan guru yang masuk di sekolah pelat merah tersebut. Pada kesempatan itu, AKBP Revi Nurvelani yang membagikan 61 […]

  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno Dorong Kolaborasi Bisnis dan Inovasi dengan Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno Dorong Kolaborasi Bisnis dan Inovasi dengan Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya kolaborasi bisnis dan inovasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan. Hal tersebut disampaikan Rano saat membuka acara Chungcheongnam-do Jakarta Business Forum di Jakarta Selatan, Senin (26/5). Dalam sambutannya, Rano menyampaikan bahwa Jakarta dan Chungcheongnam-do memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi yang […]

  • Prarekonstruksi Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi Terhadap Pelajar SMA

    Prarekonstruksi Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi Terhadap Pelajar SMA

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Asahan – Polres Asahan melakukan prarekontruksi kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap siswa SMA swasta, Pandu Brata Siregar. Prarekontruksi dilakukan di beberapa tempat berbeda, dengan dihadirkannya tiga orang tersangka, yakni dua sipil, Dimas Adrianto, Yudi Siswoyo, dan oknum polisi Ahmad Efendi yang nota bene Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, Ashan. Rekontruksi awal […]

  • Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala Dinilai Unggul Dan Cerdas Saat Debat Kandidat Pilgubsu

    Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala Dinilai Unggul Dan Cerdas Saat Debat Kandidat Pilgubsu

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Medan – Debat Kandidat Kedua Pasangan Calon menuju Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024, dinilai sangat panas. Kedua Paslon tampak saling menyerang. Akan tetapi, Pasangan Calon Nomor Urut 2, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala dinilai unggul dan cerdas dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan Panelis maupun Paslon lain. Edy Rahmayadi dan Hasan Sagala lebih menunjukkan nilai […]

expand_less