Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Stand Kanwil Ditjenpas Aceh Pukau Pengunjung IPPAFest, Karya Warga Binaan Berhasil Curi Perhatian

Stand Kanwil Ditjenpas Aceh Pukau Pengunjung IPPAFest, Karya Warga Binaan Berhasil Curi Perhatian

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 80
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Stand Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh sukses memukau ratusan pengunjung Indonesia Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) Tahun 2025 yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dengan desain yang kental akan nuansa khas Aceh, stand ini menjadi daya tarik tersendiri dan berhasil mencuri perhatian para pengunjung yang hadir.

Sejak hari pertama pembukaan IPPAFest di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, stand Kanwil Ditjenpas Aceh telah ramai dikunjungi. Dekorasi stand yang didominasi ornamen Aceh berhasil memberikan sentuhan budaya yang kuat dan memikat mata. Aroma kopi Aceh yang disajikan di sudut stand juga menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin merasakan cita rasa otentik dari ujung barat Indonesia.

Namun, daya tarik utama stand Kanwil Ditjenpas Aceh terletak pada beragam produk hasil karya warga binaan dari berbagai Lapas dan Rutan di Aceh. Mulai dari kerajinan tangan seperti tas anyaman, dompet kulit, hingga produk makanan dan minuman seperti bubuk kopi Aceh, semuanya ditampilkan dengan apik dan menarik. Kualitas produk yang dihasilkan pun tak kalah saing dengan produk komersial lainnya, bahkan memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, yang turut hadir dalam IPPAFest, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme pengunjung terhadap stand Aceh. “Kami sangat senang dan bangga melihat bagaimana produk hasil karya warga binaan Aceh mendapatkan apresiasi yang luar biasa di IPPAFest ini. Ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat, warga binaan juga mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yan menambahkan bahwa partisipasi Kanwil Ditjenpas Aceh dalam IPPAFest ini bukan hanya sekadar ajang promosi produk, tetapi juga sebagai upaya untuk memberikan wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan potensi diri dan sebagai bagian dari program reintegrasi sosial.

“Kami percaya bahwa karya seni dan produk yang dihasilkan warga binaan dari balik jeruji memiliki nilai yang lebih dari sekadar materi. Melalui IPPAFest, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas dan keterampilan ini adalah modal berharga bagi mereka untuk reintegrasi sosial yang sukses setelah menjalani masa pidana.” tambah Kakanwil.

Antusiasme pengunjung pun tampak luar biasa. Banyak yang tak hanya sekadar melihat-lihat, tetapi juga membeli produk sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan keterampilan di dalam Lapas dan Rutan. Banyak di antara mereka yang memberikan apresiasi atas kreativitas dan keterampilan yang ditunjukkan oleh para warga binaan. Tak sedikit pula yang terkejut dengan kualitas produk yang dihasilkan di balik tembok penjara.

“IPPAFest 2025 menjadi ajang penting untuk memperkenalkan hasil pembinaan kreatif dan produktif yang dilakukan di lingkungan Pemasyarakatan seluruh Indonesia. Dengan sentuhan budaya Aceh yang kuat, stand Kanwil Ditjenpas Aceh sukses menciptakan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung yang datang,” ungkap salah satu pengunjung.

Stand Kanwil Ditjenpas Aceh di IPPAFest menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam Lapas dan Rutan dapat menghasilkan karya yang membanggakan dan memiliki daya saing. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus memotivasi warga binaan lainnya untuk terus berkarya dan menjadi bekal mereka setelah kembali ke masyarakat.

IPPAFest yang berlangsung mulai tanggal 21 s.d. 23 April 2025 ini mengusung tema “Creation Beyond the Bars” yang memberikan sebuah pernyataan yang kuat bahwa kreativitas tidak pernah bisa dipenjara. Diselenggarakan secara terbuka untuk masyarakat, IPPAFest menghadirkan lebih dari sekadar pameran. Selama tiga hari, pengunjung dapat menyaksikan langsung kreativitas Warga Binaan dari berbagai daerah dalam bentuk kerajinan tangan, produk kuliner, fesyen, dan pertunjukan seni lainnya.(Fira)

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Sentuh Rp 2 Juta/gr

    Harga Emas Sentuh Rp 2 Juta/gr

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta – Harga emas kembali menunjukkan tren yang mengesankan sore ini, Kamis (17/4/2025), harga emas di Pegadaian mencetak rekor baru dengan emas batangan Antam yang menembus angka Rp 2.004.000 per gram. Kenaikan ini menjadi sorotan banyak investor dan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai. Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada emas Antam […]

  • H-1 Indonesia Coffee Expo 2026 Digelar di Medan, Hadirkan Pameran, Kompetisi hingga Barista Juara Dunia

    H-1 Indonesia Coffee Expo 2026 Digelar di Medan, Hadirkan Pameran, Kompetisi hingga Barista Juara Dunia

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Andrean
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MEDAN – Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 akan resmi digelar di Tiara Convention Center, Medan, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Memasuki H-1 penyelenggaraan, ajang ini siap menjadi pusat berkumpulnya pelaku industri kopi, barista, roastery, petani, pelaku UMKM, hingga para pencinta kopi dari berbagai daerah. Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan beragam kegiatan, […]

  • Diskusi Ilmiah Deep Learning Akselerasi Pendidikan Bermutu

    Diskusi Ilmiah Deep Learning Akselerasi Pendidikan Bermutu

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MEDAN – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara menggelar diskusi ilmiah bertajuk Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Pegawai Guna Akselerasi Pendidikan Bermutu untuk Semua, Selasa (25/2). Kegiatan yang berlangsung di Aula Sisingamangaraja Kantor BPMP ini menghadirkan Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Ir. Sukaria Sinulingga, M.Eng, sebagai narasumber utama. Diskusi […]

  • Komitmen Generasi Sehat dan Cerdas Melalui MBG di Tapteng

    Komitmen Generasi Sehat dan Cerdas Melalui MBG di Tapteng

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tapteng – Untuk kesuksesan program tersebut, pemerintah terus menerus memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui sosialisasi program yang dilaksanakan di Sopo Godang Dos Marthabe, Sorkam, Tapanuli Tengah pada Jumat 12 September 2025. Kegiatan sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Sihar P.H. Sitorus, perwakilan Badan Gizi […]

  • Gerakan Kawal Suara Ayah ‘Pasang Mata’ Pastikan Tidak Ada Kecurangan di Pilgub Sumut

    Gerakan Kawal Suara Ayah ‘Pasang Mata’ Pastikan Tidak Ada Kecurangan di Pilgub Sumut

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Medan – Sejumlah anak muda menggagas gerakan untuk memastikan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) agar berjalan tanpa ada kecurangan. Aksi yang dinamakan Gerakan Kawal Suara Ayah di deklarasikan pada Sabtu 9 November 2024 bertempat di YHL Centre, Jalan Pasar Baru No.39, Medan Baru. Deklarasi tersebut dibarengi dengan diskusi publik yang diikuti oleh anak-anak muda, Gerakan […]

  • Peras Kepala Sekolah Negeri, Mantan Polisi Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Lebih

    Peras Kepala Sekolah Negeri, Mantan Polisi Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Lebih

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Medan – Seorang mantan anggota Unit IV Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, Bayu Sahbenanta Perangin-angin, dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Hukuman tersebut diberikan setelah Bayu terbukti bersalah melakukan pemerasan terhadap 12 Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kepulauan Nias dengan total nilai Rp437 […]

expand_less