Teror Menjelang Pencoblosan Pilkada Simalungun
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 25 Nov 2024
- visibility 79
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dimas mengungkapkan, Oknum K sempat datang ke rumahnya setelah ramai pemberitaan di media. Namun saat itu, Dimas sedang tidak berada di rumah.
Seperti diketahui, Masyarakat dihebohkan dengan adanya ancaman dan intimidasi dari Oknum Polisi berinisial K yang merupakan Ajudan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiolan Sinaga. Itu dilakukan karena masyarakat tidak mendukung RHS pada Pilkada Simalungun 2024.
Ancaman dan teror ditujukan kepada Ketua dan Sekretaris Paguyuban seni Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJPS) Kabupaten Simalungun. Hal itu dipicu karena KRJPS Simalungun mengalihkan dukungannya ke Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Anton Saragih dan Benny Sinaga nomor dua.
Alih dukungan dilakukan karena pihak Paslon RHS Azi tidak menempati dan tidak merealisasikan apa komitmen yang dijanjikan kepada Paguyuban KRJPS Simalungun. Atas Alih dukungan yang dilakukan KRJPS Simalungun,
Oleh oknum berinisial K tersebut, KRJPS diminta untuk mengembalikan kaos dan barang-barang yang telah diberikan. Aksi intimidasi dan ancaman oleh oknum tersebut, disampaikan melalui telepon seluler Sekretaris KRJPS Simalungun Muhammad Rayyan.
- Penulis: mediagramindo


