Warga Sukatani Geger Penemuan Mayat Perempuan di Bawah Jembatan Cianting
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
- visibility 255
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PURWAKARTA – Warga Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang ditemukan di bawah kolong Jembatan Cianting pada Minggu (3/8/2025). Penemuan ini langsung menjadi perhatian warga sekitar dan menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait identitas korban.
Penemuan mayat berjenis kelamin perempuan itu pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di lokasi kejadian. Mereka melihat tubuh tanpa nyawa tersebut tergeletak di bawah jembatan dalam kondisi tidak bernyawa.
Selain badan korban di tepi sungai, ditemukan sebuah tongkat di samping mayat yang diduga menjadi petunjuk bahwa korban kemungkinan terjatuh dari jembatan. Menurut keterangan yang terekam dalam sebuah video yang beredar, salah seorang saksi menyebutkannya.
“Ada tongkatnya di situ ya Allah,” kata warga di lokasi.
Kondisi fisik korban diketahui kurang baik, dengan mengenakan baju daster berwarna biru terong. Saat ini, identitas korban masih belum diketahui oleh pihak berwajib, dan proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Sukatani bersama petugas medis.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga sekitar guna mengetahui kemungkinan motif dan penyebab kematian korban.
“Hingga saat ini, identitas korban masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari warga dan melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib, dan masyarakat diimbau untuk berhati-hati serta memberikan informasi yang diperlukan demi mempercepat proses identifikasi dan pengungkapan kasus.
- Penulis: mediagramindo


