25 Merek Beras Premium Bermasalah Kementerian Pertanian Minta di Proses Hukum
- account_circle Pipin
- calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
- visibility 32
- print Cetak

Temuan Beras Premium Bermasalah, Kementerian Pertanian Minta di Proses Hukum.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Fortifikasi bukan untuk menggantikan beras premium. Fortifikasi ini untuk kelompok rentan, stunting, orang miskin, ibu hamil, menyusui, dan balita. Kalau dijual dengan harga sangat tinggi, tentu tidak tepat sasaran,” kata Mentan.
Selain kandungan, pemerintah juga menemukan disparitas harga yang tinggi. Harga yang seharusnya Rp13.000 – Rp13.500 per kilogram dijual hingga Rp57.000 per kilogram.
“Yang tertinggi dijual Rp57.000. Seharusnya sekitar Rp13.500. Selisihnya bisa mencapai Rp44.100 per kilogram. Ini sangat merugikan konsumen,” ujarnya.
Pemerintah memperkirakan nilai kerugian konsumen akibat dugaan praktik ini dapat mencapai sekitar Rp89 triliun. Angka tersebut masih dalam pendalaman bersama aparat penegak hukum.
“Jangan sampai ada yang menyusahkan rakyat kecil. Kita ingin semuanya tumbuh bersama, tetapi jangan ada yang merugikan rakyat kecil,” tegasnya.
Dari segi kesehatan masyarakat dirugikan dan potensi bahaya jika terjadi kelebihan nutrisi akibat pencampuran tidak sesuai standar.
1. Kerusakan Organ & Gangguan Pencernaan: Konsumsi zat besi berlebihan jangka panjang berpotensi memicu sembelit, mual, hingga penumpukan zat besi yang merusak organ tubuh.
- Penulis: Pipin


