PPATK Temukan Anomali Data dalam Rekening Penerima Bansos, Kemensos Gandeng Lembaga Keuangan untuk Validasi
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
- visibility 91
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan adanya temuan anomali dalam rekening penerima bantuan sosial (bansos). Temuan tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua PPATK Ivan Yustiavanda, yang menyatakan bahwa sejumlah data mencurigakan akan segera diserahkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk ditindaklanjuti.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor PPATK, Gus Ipul, sapaan akrab Menteri Sosial Saifullah Yusuf, menegaskan pentingnya validasi data penerima bansos agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
Ia menyampaikan harapan agar data yang ada saat ini dapat dipastikan keakuratannya sehingga bansos benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.
“Kami mohon bantuan PPATK untuk melakukan analisis terhadap rekening seluruh penerima bansos,” ujar Gus Ipul, Jumat (04/07) di Jakarta.
Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penyaluran bansos berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ivan Yustiavanda mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah rekening yang diduga dorman atau pasif. Temuan anomali lainnya termasuk data yang tidak konsisten dan indikasi potensi penyimpangan dalam penyaluran bansos.
Data tersebut kini tengah dipersiapkan untuk diserahkan ke Kemensos guna dilakukan verifikasi dan pembersihan data secara besar-besaran.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan pembersihan data bansos secara masif dan tanpa kompromi, guna memastikan dana bantuan sosial tidak disalahgunakan maupun disalurkan ke rekening yang tidak berhak.
Gus Ipul menegaskan bahwa kolaborasi dengan PPATK menjadi langkah strategis untuk mengatasi permasalahan data dan memastikan penyaluran bansos berjalan transparan dan akuntabel. Ia berharap, upaya ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program bansos pemerintah.
Hingga saat ini, Kemensos dan PPATK sedang menjalankan proses verifikasi dan analisis data lebih lanjut, demi memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
- Penulis: mediagramindo


