4 Orang Mengaku Wartawan Humas Polda, Meringkuk Dijeruji Besi
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 20 Jan 2025
- visibility 111
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolsek Selat AKP I Dewa Gede Ariana, S.H., turut memberikan arahan tegas. “Sebagai wartawan, seharusnya setiap kegiatan, apalagi yang melibatkan masyarakat, dilaporkan terlebih dahulu kepada Polsek setempat agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kami juga meminta pengusaha galian C agar tidak memberikan dana kepada pihak mana pun tanpa izin resmi,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil Selat, Kapten Inf. Marjuli, menambahkan, “Kami berharap setiap kegiatan di wilayah Selat, sekecil apa pun, dapat dikoordinasikan dengan aparat setempat agar berjalan aman dan tertib. Jangan bertindak sendiri-sendiri.
Dalam mediasi, perwakilan wartawan Jurnal Polisi mengakui kekeliruan mereka. “Kami meminta maaf karena tidak berkoordinasi sebelumnya dengan Polsek. Aktivitas kami bertujuan untuk memohon sumbangan guna memeriahkan Hari Pers Nasional, bukan untuk memaksa atau mengintimidasi,” kata salah satu wartawan.
Kesepakatan mediasi yang dicapai antara kedua belah pihak meliputi:
1. Wartawan menghapus semua dokumentasi yang diambil selama kegiatan.
- Penulis: mediagramindo


