Antrian Panjang di SPBU Medan Viral, Dampak Banjir Besar Pasca Cuaca Ekstrem
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
- visibility 177
- print Cetak

Antrian kendaraan di SPBU Kapten Muslim
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Viral di Media Sosial Kota Medan kembali dihebohkan oleh antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang mulai muncul sejak hari Jumat hingga Minggu siang (30/11).
Fenomena ini menjadi perhatian karena jarang terjadi, terutama pasca bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Antrian kendaraan di SPBU Kapten Sumarsono Kota Medan
Kondisi ini menunjukkan adanya kekhawatiran warga terhadap ketersediaan bahan bakar di tengah cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara.
Antrean panjang terlihat di tiga SPBU utama, yakni di Jalan Kapten Sumarsono, Kapten Muslim dan Jalan Karya Kelurahan Karang Berombak. Banyak kendaraan dari berbagai jenis, mulai dari sepeda motor hingga mobil, tampak mengular menunggu giliran pengisian bahan bakar.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan bagi warga yang membutuhkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.

Antrian panjang kendaraan di SPBU Jl Karya Kota Medan, (30/11).
Salah seorang warga yang ditemui di lokasi mengungkapkan, ia sudah berkeliling ke beberapa SPBU dan penjual bahan bakar eceran di sekitar kota namun tetap belum mendapatkan bahan bakar.
“Sudah keliling, dari SPBU ke SPBU lainnya, bahkan sampai mencari penjual eceran, tetapi stoknya habis. Katanya di sini masih ada, ya mau gak mau harus ikut antre,” ujarnya dengan raut wajah kecewa.
Kondisi ini tidak lepas dari dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan jalur transportasi sempat terputus dan menghambat distribusi bahan bakar ke sejumlah SPBU di Medan dan sekitarnya.
Menurut pihak Pertamina Patra Niaga Sumbagut, gangguan operasional ini merupakan konsekuensi dari bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan operasional per 27 November 2023 pukul 21.00 WIB, tercatat sebanyak 23 dari 406 SPBU di Sumatera Utara terdampak langsung oleh bencana ini. Akibatnya, pasokan bahan bakar mengalami keterbatasan, yang kemudian memicu antrean panjang dan kekurangan di tempat-tempat pengisian bahan bakar umum.
Pemerintah dan pihak terkait tengah berupaya memulihkan distribusi bahan bakar agar masyarakat dapat kembali mendapatkan kebutuhan pokok tersebut dengan lancar.
Namun, hingga saat ini, antrean panjang dan kekurangan bahan bakar masih menjadi tantangan utama di Medan pasca banjir besar ini.
- Penulis: mediagramindo


