Ayam dan Telur Asal Indonesia Dilarang Masuk Arab Saudi, Ini Sebabnya
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
- visibility 297
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Arab Saudi – Melalui Otoritas Pangan dan Obat, Saudi Food and Drug Authority (SFDA), mengumumkan langkah tegas dalam menjaga keamanan pangan nasional dengan memberlakukan larangan total impor unggas dan telur dari 40 negara, termasuk Indonesia.
Selain itu, SFDA juga menerapkan larangan parsial terhadap sejumlah provinsi dan kota di 16 negara lainnya, sebagai langkah preventif terhadap penyebaran penyakit menular unggas.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran terhadap wabah flu burung dengan tingkat patogenik tinggi (highly pathogenic avian influenza), yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan industri peternakan di Arab Saudi.
Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari risiko penularan penyakit yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Menurut laporan dari saudigazette yang dirilis pada Rabu, 25 Februari 2026, SFDA menegaskan bahwa daftar negara yang terkena larangan ini bersifat dinamis dan akan dievaluasi secara berkala sesuai dengan perkembangan situasi kesehatan global.
- Penulis: Admin


