Blokir Perlintasan Kereta Api, Buntut Tuntutan Warga Selama 4 Tahun Belum Terpenuhi.
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
- visibility 95
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kuala Tanjung – Puluhan warga di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara menghadang laju kereta api di perlintasan Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung, Jumat (28/2/2025).
Penghadangan perlintasan kereta api menurut warga, dari Bandar Tinggi – Kuala Tanjung yang sudah beroperasi empat tuhan tersebut, telah banyak terjadi kecelakaan dan memakan korban jiwa.
Akibat palang pintu perlintasan belum dibuat oleh PT KAI, maka masyarakat meminta agar PT KAI menonaktifkan sementara jalur perlintasan menuju pelabuhan Kuala Tanjung hingga tuntutannya terpenuhi.
Sebelum penghadangan warga, telah terjadi kecelakaan di perlintasan Kereta Api (KA) Kuala Tanjung, tepatnya di Simpang Lima, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB yang berujung pemblokiran Perlintasan Kereta Api.
Korban diketahui bernama Nur Betty (45), warga Dusun Pekan, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.
Naas, korban sedang melintas di perlintasan KA tersebut. Secara tiba-tiba, sebuah kereta api datang dari arah belakang tanpa disadari oleh korban, sehingga ia tersambar.
- Penulis: mediagramindo


