Dua Hari Pascakejadian, Polisi Terus Buru Pelaku Pembunuhan Melky Revanta Perangin-angin di Tanah Karo
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
- visibility 125
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karo – Jajaran Polres Tanah Karo dan Polsek Simpang Empat masih melakukan pencarian terhadap Ganda Nainggolan, tersangka terakhir yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan dan penguburan secara misterius terhadap Melky Revanta Perangin-angin, seorang pengusaha ekspor wortel berusia 32 tahun.
Kasus ini mencuat setelah penemuan mayat Melky dalam kondisi tanpa busana dan hanya mengenakan boxer di area TPU muslim dan perladangan Selendang, Desa Ndokom Siroga, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo Sumatera Utara dua hari lalu.
Kapolsek Simpang Empat, AKP Domdom Panjaitan, mengungkapkan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan dan beberapa saksi telah diperiksa untuk mengungkap motif serta identitas pelaku.
Ia menegaskan bahwa pihaknya kini fokus memaksimalkan pelacakan terhadap tersangka Ganda Nainggolan, yang terakhir terlihat menjemput korban di sebuah warung kopi wilayah Simpang Empat pada malam hari sebelum hilangnya Melky.
“Beberapa saksi telah kami periksa dan kami terus berupaya mengungkap pelaku secepatnya. Kami optimistis bahwa jajaran Reskrim dari Polres Tanah Karo dan Polsek Simpang Empat yang saat ini berada di lapangan dapat segera menangkap pelaku,” ujar AKP Domdom Panjaitan, Kamis (18/09).
Kondisi korban yang ditemukan tewas mengundang banyak tanda tanya di kalangan warga setempat.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa kematian Melky terkait masalah hutang piutang, mengingat korban dikenal sebagai pengusaha ekspor wortel yang kerap membantu warga yang mengalami kesulitan dengan meminjamkan uang.
Selain itu, keluarga korban mengungkapkan bahwa Melky terakhir terlihat pada Senin malam, saat dijemput oleh Ganda Nainggolan di sebuah warung kopi di wilayah Simpang Empat.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku pembunuhan.
- Penulis: mediagramindo


