Dugaan Malapraktik, Dirut Martha Friska Multatuli Bungkam
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
- visibility 374
- print Cetak

Diduga malpraktik di rumah sakit swasta, keluarga korban Eduard Hasiholan Panggabean meninggal dunia.adukan ke Kemenkumham
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN-Dikonfirmasi perihal dugaan malapraktik, Dirut RS Martha Friska Multatuli, Dokter Syaiful M Sitompul memilih bungkam seribu Bahasa.
Padahal, konfirmasi dilakukan agar persoalan dugaan malapraktik di RS Multatuli yang menyebabkan Eduard Hasiholan Panggabean meninggal dunia menjadi terang benderang dan keluarga korban yang kehilangan nyawa sanak saudaranya mendapat keadilan.
Sebelumnya, keluarga korban dugaan malpraktik melapokan Rumah Sakit Martha Friska Multatuli, Medan ke Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Pasalnya, akibat dugaan malapraktik di rumah sakit swasta itu, korban Eduard Hasiholan Panggabean meninggal dunia.
“Selain ke Kemenkumham, keluarga korban juga telah melaporkan dugaan malapraktik ini ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Pengawas Rumah Sakit,” ujar Kuasa hukum keluarga korban, Roni Prima Panggabean menjawab sejumlah wartawan di Medan, Kamis, 9 Januari 2025.
Harapannya, lanjut dijelaskan Roni, para pihak terkait dapat segera melakukan audit investigasi seluruh jajaran RS Martha Friska Multatuli Medan.
- Penulis: mediagramindo


