Demo Berlangsung Saat Gubernur Sumut Pelantikan di Istana
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
- visibility 119
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemudian dirinya juga meminta Ketua Pengadilan Lubuk Pakam untuk mundur dari jabatannya. Karena diduga telah mengangkangi hukum dan menghalalkan segala cara untuk merampas hak tanah masyarakat veteran.
Massa juga meminta Gubenur Sumut yang baru dilantik untuk mendengar keluhan mereka, serta hadir mengawal permasalahan masyarakat komplek veteran Percut Sei Tuan yang tertindas. Mereka kerap diintimadasi dari mafia tanah.
“Massa juga meminta Gubenur Sumut terkait permasalahan ini menjadi atensi sebagai program 100 hari kerja untuk menuntaskan permasalahan mafia mafia tanah,” katanya.
Massa aksi sempat diwarnai aksi saling dorong dengan personel Satpol PP. Pagar besi Kantor Gubernur Sumut bergoyang gencang hingga nyaris tumbang.
Tak lama kemudian, satu perwakilan Pemprov Sumut, dari Kasubbag Tata Usaha Biro Hukum, Winda Diana Silitonga menemui masa aksi. Dia berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini.
“Kita tunggu Kebijakan Gubernur Sumut yang baru dilantik, kita akan upayakan masalah ini, menunggu putusan dan kebijakan dari Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru,” pungkas Winda.
- Penulis: mediagramindo


