Desa Pematang Gajing Gelar ‘Grobyok Tikus’ untuk Dukung Ketahanan Pangan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
- visibility 152
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini terlihat sangat tinggi. Banyak peserta, termasuk anak-anak sekolah, yang turut serta menangkap tikus sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga hasil pertanian desa mereka.
Salah satu peserta, seorang petani setempat, mengaku senang dengan adanya program ini karena memberikan manfaat ganda. Selain membantu mengurangi populasi tikus di sawahnya, ia juga mendapatkan keuntungan dari insentif yang diberikan pemerintah desa.
“Kami para petani sering mengalami gagal panen karena tikus. Dengan adanya program ini, setidaknya kami bisa sedikit lega karena jumlah tikus bisa dikurangi secara bersama-sama,” katanya.
Masyarakat berharap agar kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak desa di Simalungun. Mereka juga berharap pemerintah bisa memberikan solusi jangka panjang, seperti pembangunan sistem irigasi yang lebih baik, penyediaan pupuk bersubsidi, serta pendampingan dari tenaga penyuluh pertanian.
Dengan adanya program “Grobyok Tikus Persawahan”, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Simalungun semakin kuat dan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa, petani, dan masyarakat dapat menciptakan solusi nyata dalam menghadapi tantangan sektor pertanian.
- Penulis: mediagramindo


