Pos pantau Satgas Pamtas Yonif 753/AVT di Serang, Satu Prajurit Gugur
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
- visibility 106
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Papua – Pratu Haris Umaternate tewas setelah kontak tembak pecah antara Satgas Pamtas RI–PNG dengan kelompok bersenjata penghancam keamanan KKB–OPM di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan (Pegubin), pada hari Kamis, 25 September 2035. Kontak tembak dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 WIT.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kontak tembak antara satgas ketika kelompok bersenjata menyerang keamanan di Papua Pegunungan menyerang pos pantau Satgas Pamtas Yonif 753/AVT.
Peristiwa ini berlanjut hingga menimbulkan korban jiwa di pihak TNI seperti yang di unggah ukun Instagram resmi Yonif 753/AV.
Kasdam XVII/Cendrawasih, Brigjen TNI Thevi A. Zebua, mengonfirmasi bahwa tiga prajurit Yonif 753/AVT mengalami luka tembak saat kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Ada tiga prajurit yang terluka dalam kontak tembak dengan KKB di Kiwirok, Kamis (25/9),” kata Thevi di Jayapura, Jumat (26/09) dikutip dari antara.
Menurut penjelasan Kasdam, prajurit Yonif 753/AVT yang mengalami luka tembak sudah dievakuasi dan dirawat di Rumah Sakit TNI (RST) Marthen Indey Jayapura.
Aparat TNI masih melakukan penyelidikan serta pengamanan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi serangan susulan.
- Penulis: mediagramindo


