Dr. Kariaman Sinaga Angkat Bicara Polemik Erni dan Hamdani
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
- visibility 98
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Polemik Erni dan Hamdani di Sosial Media mengusik tokoh Administrasi Negara/Publik Indonesia, pasalnya keduanya sama-sama di Partai yang sama ini yang sangat disayangkan.
Berawal dari postingan di Sosial Media dengan judul ‘Bestie Politik’ Erni dan Bobby (Gubernur Sumut Bobby Nasution) beberapa hari yang lalu yang dikomentari oleh akun @hamdanisyahputra131313 diketahui milik Hamdani Syahputra yang juga Ketua DPD Partai Golkar Deli Serdang bertuliskan, “cieee cieee.. (ditambah dua emoticon hati) cocok serasi, satu binor satu lagi lakor (ditutup dua emoticon tertawa)’ di kolom komentar Sosial Media.
Menurut Dr. Kariaman Sinaga S.Sos.M.AP yang juga Ketua DPD Indonsiaan Association for Publik Administration (IAPA) Sumut – NAD dinamika Era Sosmed seperti ini harus bisa saling menghargai terlebih keduanya pejabat publik yang dipilih rakyat.
Kariaman menilai, seharusnya dari Erni Ariyanti yang juga Ketua DRPD Sumut bisa membawanya ke ranah Dewan Kehormatan DPRD masing-masing sehingga masyarakat menilai kinerja keduanya untuk masyarakat tidak terganggu.

“Yang dilakukan Erni seharusnya ke Dewan kehormatan DPRD masing-masing, namun harus dilihat terkait kelembagaannya, atau aturan Partai sehingga kordinasi dan komunikasi dapat dibangun antara Pimpinan Dewan kehormatan di DPRD Sumut dan DPRD Deli Serdang,” jelas Ketua IAPA Sumut – NAD melalui pesan tertulis, Jumat (22/08).
Menurutnya ketika ranahnya di Sosial Media keduanya harus sama-sama menyadari kritik dan caci maki pasti berseliweran dari Netizen sehingga terikut untuk berkomentar, sama halnya ketika Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni saat kunjungan kerja ke Polda Sumut hari ini dan memberikan pandangannya bahwa masyarakat boleh kritik, boleh komplain boleh caci maki tapi jangan mencaci maki berlebihan.
Lebih lanjut Dr. Kariaman Sinaga menyarankan hal seperti ini tidak menjadi polemik berkepanjangan terlebih keduanya di Partai yang sama. Dalam hal ini Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dapat menjadi penengah atau mediator setelah mendapatkan hasil kordinasi atau komunikasi keduanya.
Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Musa Rajekshah atau Ijeck mengaku baru mengetahui Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus melaporkan Wakil Ketua DPRD Deli Serdang dari pemberitaan media, bukan dari jalur komunikasi internal partai.
“Saya sangat menyayangkan hal ini, karena sama-sama kader Golkar,” ujar Ijeck beberapa hari yang lalu. Bagi Ijeck, kasus seperti ini seharusnya bisa diselesaikan secara internal bukan melangkahi, sehingga persoalan dapat diselesaikansecara internal.
- Penulis: mediagramindo


