Duka Menyelimuti Pelajar di Mandailing Natal, Diva Febriani Sudah disisi-Nya
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
- visibility 156
- print Cetak

Diva Febriani korban pembunuhan pelajar di Mandailing Natal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pelaku Pembunuhan Pelajar di Mandailing Natal
Yunus mengakui perbuatannya dan mengungkapkan motif awalnya adalah ingin merampas sepeda motor dan melakukan pencabulan terhadap Diva. Saat korban melawan, pelaku panik dan melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian.
Jenazah Diva akhirnya dimakamkan di TPU Desa Sikara-kara Kampung karena TPU desa asalnya terendam banjir. Ratusan pelajar SMA dan masyarakat Kecamatan Natal mengantar jenazah dengan penuh rasa duka dan haru. Salat jenazah dilakukan dua kali di lokasi berbeda sesuai permintaan rekan-rekan Paskibra Diva, agar mereka dapat turut serta memberikan penghormatan terakhir.

Diva Febriani di Sholatkan
Camat Natal, Mulia Gading, menyampaikan bahwa prosesi pemakaman berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Ia menegaskan bahwa pihak berwajib akan mengusut tuntas kasus ini dan menjerat pelaku dengan pasal berlapis sesuai hukum yang berlaku.
Masyarakat setempat berharap agar pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya. Pihak kepolisian sendiri berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas dan memastikan keadilan bagi Diva Febriani.
Duka mendalam dari Kasus ini dikutip dari berbagai sumber untuk menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap anak dan upaya penegakan hukum di wilayah tersebut, Minggu (03/08).
Kasus pembunuhan dan perkosaan terhadap Diva Febriani menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Semoga keadilan segera ditegakkan dan menjadi pelajaran berharga agar kejadian tragis serupa tidak terulang kembali.
- Penulis: mediagramindo


