Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Empat Pejabat PN Jakarta Pusat, Ditahan Terkait Suap Rp 60 Milyar

Empat Pejabat PN Jakarta Pusat, Ditahan Terkait Suap Rp 60 Milyar

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Empat tersangka suap kasus mengamankan perkara korporasi izin ekspor crude palm oil (CPO) di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat berhasil diamankan Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Sabtu (12/04).

Kasus mengamankan suap perkara yang terjadi di lingkungan PN Jakarta pusat ini terkait perkara korporasi izin ekspor crude palm oil (CPO) senilai Rp 60 Milyar.

Keempat tersangka tersebut adalah Ketua PN Jakarta Selatan Muhammad Arif Nuryanta (MAN), yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PN Jakpus dan menjadi salah satu majelis hakim dalam perkara CPO; WG, Panitera Muda di PN Jakarta Utara yang pernah bertugas di PN Jakpus sebagai penerima suap; serta dua kuasa hukum perusahaan CPO, Marcella Santoso (MS) dan AR

“Emapt ditetapkan tersangka oleh penyidik Jampidsus karena ditemukan bukti cukup terjadi tindak pidana korupsi berupa suap atau gratifikasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Sabtu (12/4/2025) malam.

Qohar menjelaskan, kuasa hukum MS dan AR memberikan suap sebesar Rp 60 miliar kepada Hakim Arif melalui perantara panitera WG, dengan tujuan agar putusan perkara CPO berbunyi onslag, atau lepas dari segala tuntutan hukum, Rabu (19/3/2025).

Putusan ini dijatuhkan ketika perbuatan terdakwa terbukti.

“Penyidik menemukan bukti MS dan AR melakukan tindak pidana suap atau gratifikasi diduga sebanyak Rp 60 miliar di mana pemberian suap atau gratifikasi diberikan melalui WG Panitera. Pemberian dalam pengurusan dimaksud agar majelis hakim mengurusi putusan onslag,” kata Qohar

Sementara itu Dalam kasus suap penanganan perkara vonis lepas dari kasus hukum itu, salah satu pihak yang ditetapkan tersangka ialah mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Muhammad Arif Nuryanta. Saat ini Arif menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tersangka lainnya ialah dua orang pengacara masing-masing bernama Marcella Santoso (MS) dan Ariyanto (AR). Kejagung juga menetapkan Wahyu Gunawan (WG) selaku panitera muda pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersangka dalam kasus ini.

Qohar mengatakan Marcella dan Ariyanto diduga memberikan suap sebesar Rp 60 miliar ke Arif. Uang itu diberikan agar majelis hakim memberikan putusan onstlag.

Penyidik menemukan fakta dan alat bukti bahwa MS dan AR melakukan perbuatan pemberian suap dan atau gratifikasi kepada MAN sebanyak, diduga sebanyak Rp 60 miliar di mana pemberian suap tersebut atau gratifikasi diberikan melalui WG,” ujar Qohar.

“Pemberian ini dalam rangka pengurusan perkara dimaksud agar majelis hakim yang mengadili perkara tersebut memberikan putusan onstlag,” imbuhnya.

Keempat tersangka saat ini langsung dilakukan penahanan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenderal Sutanto Basmi Judi Hanya Hitungan Hari

    Jenderal Sutanto Basmi Judi Hanya Hitungan Hari

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JasMerah – Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto telah menunjukkan komitmennya dalam memberantas perjudian dan peredaran narkoba sejak era reformasi. Dalam aksinya, beliau dengan tegas meminta agar Kapolda yang tidak mampu menyelesaikan masalah judi dan narkoba di wilayahnya segera mengundurkan diri atau dicopot dari jabatannya. Mantan Kapolda Sumatera Utara, menekankan permasalahan judi dan narkoba harus segera […]

  • Taukah Kamu Singkatan Pos Wasrik dan Fungsinya

    Taukah Kamu Singkatan Pos Wasrik dan Fungsinya

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Medan – Pos Pengawasan dan Pemeriksaan disingkat Pos Wasrik, gerbang utama di Rutan Kelas I Medan yang bertujuan untuk pengamanan diluar dan pemberi informasi seputar kunjungan bagi tamu yang menjenguk. Pos Wasrik bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban terutama di areal luar Rutan Kelas I Medan. Pintu masuk dari gerbang utama identik […]

  • Warga Pati Bakal Demo , Ini Kata Pemerintahan

    Warga Pati Bakal Demo , Ini Kata Pemerintahan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta – Beredar beberapa unggahan di media sosial terkait rencana aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati pada 25 Agustus mendatang. Sebelumnya, pada 13 Agustus 2025, massa di Pati juga melakukan unjuk rasa untuk menuntut mundurnya Sudewo dari jabatan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk tidak bersikap anarkis jika ingin […]

  • Masjid Jami’ Aidil Adha, Qurban dan Perwujudan Kesolehan Sosial

    Masjid Jami’ Aidil Adha, Qurban dan Perwujudan Kesolehan Sosial

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Medan – Pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Jami’ Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli Kota Medan dilaksanakan sekitar seribuan warga, bertindak sebagai khatib Ustadz Zulkarnain diawali dengan gema takbir, Senin (17/06). Masjid Jami’ Tanjung Mulia yang didirikan tahun 1812 Masehi oleh Kesultanan Deli dengan Arsitektur Melayu berdiri kokoh dengan halaman yang luas berlokasi di Jl. KL. […]

  • Kejagung Periksa Direktur Utama PT Bank Sumut Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex

    Kejagung Periksa Direktur Utama PT Bank Sumut Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan pemeriksaan terhadap Babay Farid Wazdi (BFW), Direktur Utama PT Bank Sumut, terkait kasus dugaan korupsi pemberian kredit kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan bukti dalam kasus yang melibatkan sejumlah bank dan pihak terkait […]

  • Massa Aksi Tolak Surat Edaran Pemko Medan tentang Daging Babi, Desak Dicabut

    Massa Aksi Tolak Surat Edaran Pemko Medan tentang Daging Babi, Desak Dicabut

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Medan – Ratusan pedagang dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Medan, Kamis (27/4). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap surat edaran yang diterbitkan Pemerintah Kota Medan yang membatasi ruang usaha pedagang daging non-halal, khususnya daging babi. Dalam orasinya, […]

expand_less