Mabes TNI Ambil Langkah Tegas Hentikan Penyebaran Informasi Hoaks Terkait Aksi Demonstrasi Anarkis
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
- visibility 80
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menegaskan komitmennya untuk memberantas penyebaran informasi bohong yang mengaitkan anggotanya dengan aksi demonstrasi anarkis yang belakangan marak di media sosial dan berbagai platform daring.
Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/9/2025), Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, secara sistematis memaparkan penegasan terhadap lima berita viral yang dinilai telah membentuk opini negatif di masyarakat.
“Melalui kesempatan ini, kami ingin meluruskan berbagai informasi liar yang beredar dan bertujuan untuk menenangkan situasi serta memelihara kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI,” ujar Freddy.
Brigjen Freddy menambahkan, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap TNI, sekaligus memutus rantai penyebaran disinformasi yang merugikan citra institusi.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Freddy juga menyampaikan apresiasi terhadap tuntutan rakyat yang disampaikan pada 17 Agustus lalu, termasuk di antaranya keinginan agar TNI kembali ke barak dan tidak terlibat langsung dalam urusan sipil.
“Kami sangat mengapresiasi beberapa tuntutan maupun masukan dari rakyat, termasuk permintaan agar TNI menahan diri dan tidak campur tangan dalam urusan sipil,” kata Freddy.
Ia menegaskan, TNI akan tetap menghormati dan menjalankan tuntutan serta kebijakan yang berlaku di Indonesia, dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan.
“Apapun keputusan yang diambil, akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa hormat terhadap sistem demokrasi yang ada,” tegas Freddy.
Mabes TNI juga menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas dan menghormati supremasi sipil dalam setiap langkah yang diambil, demi menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Dengan langkah ini, TNI berharap dapat meminimalisir penyebaran berita palsu sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertahanan nasional.
- Penulis: mediagramindo


