Gayung Bersambut Bupati Lepas Ular dan Biawak, Kang Dedi Lepas Burhan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 18 Agt 2025
- visibility 121
- print Cetak

Bupati Indramayu lepas ular dan biawak untuk mengusir hama tikus.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Indramayu – Bupati Indramayu Lucky Hakim melepaskan ratusan ular, biawak, dan burung hantu di areal pesawahan wilayah Kabupaten Indramayu sebagai langkah untuk menekan laju pertumbuhan tikus yang selama ini menjadi musuh para petani.
Kegiatan pelepasan predator alami tersebut dilakukan seusai pelaksanaan Upacara Puncak Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025.
Acara berlangsung di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Minggu (17/8/2025). Pelepasan ini disambut hangat para petani setempat karena ular, biawak, dan burung hantu dinilai dapat menjadi predator alami yang efektif membasmi tikus.
Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa langkah pelepasan predator alami ini aman bagi petani untuk menjadi predator tikus. Selain itu ada juga biawak dan burung hantu yang kita lepaskan.
Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Indramayu. Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut juga merupakan respon atas harapan berbagai pihak untuk solusi pengendalian hama secara alami.
Kepala Dinas Pertanian setempat juga menyebut bahwa pelepasan predator alami ini sejajar dengan upaya meningkatkan ketahanan pangan melalui pengendalian hayati.
Sementara itu, dikutip dari akun Instagramnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menaruh harapan agar pelepasan burung hantu (burhan) sebagai predator tikus bisa dilakukan, sebagai bagian dari upaya menjaga produksi pertanian, Senin (19/08).
Para petani di Kecamatan Juntinyuat menyambut positif langkah ini, berharap populasi tikus di area sawah bisa berkurang dan aktivitas penanaman tetap berjalan lancar.
Kegiatan pelepasan predator alami ini diharapkan menjadi langkah awal dalam rangka program pengendalian hama berbasis lingkungan di wilayah Kabupaten Indramayu.
- Penulis: mediagramindo


