Gonjang-ganjing Minyak Dunia Imbas Perang di Timur Tengah
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
- visibility 362
- print Cetak

BBM Eceran dan Sepeda Listrik ditengah gejolak harga Minyak Dunia Meroket (foto:Yuli Ana)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sementara itu, harga solar subsidi diperkirakan naik menjadi Rp 7.150 hingga Rp 7.500 per liter dari harga sebelumnya Rp 6.800.
Menurutnya, dalam skenario tersebut, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berada di batas aman, yakni mendekati 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Namun, jika harga minyak dunia menembus di atas USD 100 per barel secara berkepanjangan, potensi kenaikan harga BBM bisa lebih tinggi lagi.
“Pertalite bisa naik hingga 15–20 persen, menjadi Rp 11.500 hingga Rp 12.000 per liter, dan solar naik ke kisaran Rp 7.800 hingga Rp 8.200 per liter,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah menilai proyeksi harga minyak dunia yang bisa menembus USD 200 per barel tidak realistis yang beredar di masyarakat. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden.
“Tahun 2013, banyak ekonom juga memperkirakan harga minyak bisa mencapai USD 200 per barel, tetapi akhirnya naik sampai USD 150 dan kemudian turun,” katanya.
- Penulis: Admin


