Harga Plastik Meroket Ternyata 70 % Bahan Baku Dipasok Dari Timur Tengah
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- visibility 388
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mediagram – Kondisi kenaikan harga dan kelangkaan plastik yang dipicu gangguan pasokan dari pasar global mulai dirasakan oleh industri dalam negeri. Gangguan ini dipicu oleh memanasnya perang Israel Amerika Serikat terhadap Iran dikarenakan penutupan Selat Hormuz yang meningkatkan biaya logistik dan energi, sehingga berdampak langsung pada ketersediaan bahan baku plastik di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono, mengatakan bahwa sekitar 70 persen bahan baku petrokimia di Indonesia bergantung pada pasokan dari Timur Tengah.
Dengan terganggunya jalur tersebut, pasokan bahan baku menjadi terbatas dan nyaris kering, menyebabkan harga bahan baku melonjak tajam.
“Bahan baku ini tidak ada lagi suplainya. Jadi harga naik dan selisih antara harga minimum dan maksimum sekarang sangat lebar,” ungkap Fajar dalam keterangan beberapa hari lalu.
Akibatnya, kenaikan harga bahan baku ini mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang penjualan plastik dan kemasan lainnya. Riska (26), seorang pelaku UMKM di Medan mengaku mengalami kenaikan harga plastik secara signifikan.
- Penulis: Admin


