Suami Makondo Tikam Istrinya Sendiri Karena Cemburu
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
- visibility 109
- print Cetak

Suami Makondo Tikam Istrinya Sendiri Karena Cemburu, Kamis (12/06).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Seorang wanita berinisial Yap Siu Lin (55), warga Jalan Wahidin Lama, Pandau Hulu II, Medan, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk dari suaminya sendiri, Alang (58), pada Rabu malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa tragis ini menggegerkan warga setempat dan menimbulkan aksi main hakim sendiri terhadap pelaku.
Menurut keterangan Kepala Lingkungan IX Kelurahan Pandau Hulu II, Rosmawati, kejadian bermula saat sejumlah warga sudah berkumpul di lokasi kejadian, yang diketahui berawal dari pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut.
“Kami mendapati suaminya sudah dihajar massa. Kemudian dia dibawa ke poskamling,” ujarnya saat ditemui di dekat lokasi kejadian, Kamis (12/06).
Diceritakan Rosmawati, sebelum kejadian, beberapa teman korban berusaha menyelamatkan Yap Siu Lin, namun justru mendapatkan ancaman dan luka tusuk dari pelaku.
Setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri dan korban dilarikan ke RS Muhammadiyah. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong akibat luka parah di bagian perut.
Polisi dari Polsek Medan Area yang menerima laporan segera melakukan pengamanan dan menangkap pelaku di lokasi kejadian.
“Pelaku sudah diamankan. Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi,” ujar Kapolsek AKP Dwi Himawan Chandra.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa pasangan suami istri tersebut telah tinggal bersama di rumah yang disewa selama beberapa tahun.
Menurut keterangan warga, pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap, sedangkan korban bekerja di sebuah yayasan panti jompo.
Warga sekitar menyebutkan bahwa suasana mencekam terjadi saat kejadian. “Korban sempat berteriak minta tolong. Pintu rumah dikunci pelaku saat kejadian,” ujar Chandra.
Selain dihajar massa, pelaku juga mengalami luka-luka akibat dipukuli warga sebelum akhirnya diamankan di pos kamling. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penanganan pihak berwajib untuk pengembangan lebih lanjut.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kota Medan dan menjadi perhatian serius dari aparat kepolisian serta masyarakat setempat.
- Penulis: mediagramindo


