Helikopter PTAR Pertama Menurunkan Bantuan Pangan dan Obat-obatan di Muara Batang Toru
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 4 Des 2025
- visibility 104
- print Cetak

Helikopter Agincourt Resources menurunkan bantuan pangan dan obat-obatan di Muara Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada Rabu (26/11/2025). (Dok: PTAR)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Presiden Direktur Agincourt Resources, Muliady Sutio,
(berseragam oranye) tengah menanyakan kondisi warga terdampak banjir di Posko PTAR di Desa Garoga, Batang Toru, Selasa (2/12/2025). (Dok: PTAR)
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor selama 14 hari, mulai 25 November 2025, guna mempercepat penanganan dan pemulihan pasca bencana.
Hingga saat ini, para penyintas tersebar di tujuh posko pengungsian yang tersebar di berbagai lokasi, termasuk Desa Batu Hula, Desa Sumuran, Sopo Daganak di Desa Napa, Balai Marguna di Kompleks Kantor Camat Batang Toru, Gedung Serbaguna Gereja HKBP Wek II Pasar Batang Toru, Puskesmas Kecamatan Batang Toru, dan Desa Garoga.
Diketahui, selain karyawan PTAR, ratusan warga setempat turut menjadi relawan. Total 305 sukarelawan tercatat membantu operasional posko, mulai dari memasak, distribusi logistik, hingga membantu pelayanan bagi warga lanjut usia, perempuan, dan anak-anak.
“Kami menata dukungan logistik melalui satu kendali koordinasi agar bantuan tersalurkan tepat sasaran dan berkesinambungan. Ini memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat, dan relawan, sekaligus memastikan pelaksanaannya terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Katarina.
PTAR memusatkan distribusi logistik dari lokasi yang aman dan tidak terdampak langsung bencana agar proses distribusi bantuan berjalan lebih cepat, aman, dan terorganisir.
Selain memberi bantuan logistik, perusahaan juga menyediakan fasilitas penampungan sementara, dapur umum, makanan siap saji, air bersih, serta layanan kesehatan yang didukung tenaga medis dan obat-obatan.
Kegiatan kemanusiaan ini didukung oleh semangat gotong royong yang tinggi. Tidak hanya karyawan PTAR, tetapi juga ratusan warga setempat turut menjadi relawan aktif dalam membantu operasional posko.
Total ada 305 sukarelawan yang terlibat, membantu berbagai kegiatan mulai dari memasak, distribusi logistik, hingga memberikan pelayanan khusus bagi warga lanjut usia, perempuan, dan anak-anak.
PTAR berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan masyarakat di wilayah terdampak dan memastikan bahwa seluruh bantuan yang diberikan tepat sasaran serta mampu mempercepat proses pemulihan di daerah tersebut.
- Penulis: mediagramindo


