Kejam, Siswa SD Tewas Ditangan Gurunya
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
- visibility 74
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Timor Tengah Selatan – Seorang siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) Desa Poli, Kecamatan Santian, Kabupaten TTS, berinisial R (10), meninggal dunia beberapa hari setelah mendapatkan hukuman dari gurunya. Kejadian ini menuai perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan di masyarakat setempat.
Polres TTS menetapkan guru berinisial YN sebagai tersangka dalam kasus ini dan langsung menahannya di sel Polres TTS sejak Jumat (10/10/2025).
Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan dan gelar perkara terkait kematian siswa tersebut.
Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, menyampaikan bahwa kasus ini dilaporkan oleh keluarga korban setelah R meninggal dunia.
“Setelah dilakukan gelar perkara, guru YN kita tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya saat konferensi pers di Polres TTS, Jumat (17/10).
Selain menetapkan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus ini, termasuk seragam sekolah yang dikenakan korban dan batu yang diduga digunakan tersangka untuk menganiaya R.
Penyidik telah memeriksa 12 saksi, terdiri dari kepala desa, kepala sekolah, tersangka YN, dan sembilan siswa lainnya yang merupakan rekan korban.
Para saksi didampingi oleh orang tua mereka dan petugas dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten TTS.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena dugaan kekerasan yang dilakukan oleh guru terhadap siswa di lingkungan sekolah, yang berujung pada meninggalnya korban.
Polisi berjanji akan terus mengusut kasus ini secara transparan demi keadilan dan perlindungan hak anak.
Hingga saat ini, pihak sekolah dan keluarga korban masih dalam proses pendalaman terkait penyebab kematian R serta motif di balik tindakan kekerasan tersebut.
- Penulis: mediagramindo


