Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasat Reskrim Polres Bogor Bantah Grebek Pesta Gay di Wilayah Hukumnya

Kasat Reskrim Polres Bogor Bantah Grebek Pesta Gay di Wilayah Hukumnya

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor – Sebuah video penggerebekan yang diduga terkait dengan kegiatan pesta sesama jenis di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Kejadian ini menarik perhatian publik dan menimbulkan beragam reaksi dari netizen.

Dalam video yang beredar luas, tampak sejumlah aparat kepolisian berpakaian preman melakukan penggerebekan di salah satu kamar hotel. Penggerebekan berlangsung dengan proses yang cukup dramatis, di mana petugas meminta para pria yang berada di dalam kamar untuk duduk jongkok dan mengangkat tangan dalam kondisi bugil.

Video tersebut memperlihatkan puluhan pria yang terjaring dalam penggerebekan, beberapa di antaranya tampak tanpa busana, dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Suasana di kamar hotel pun menjadi tegang saat petugas bersikap tegas dan menginstruksikan agar pria-pria tersebut tetap diam.

Sejumlah anggota polisi terdengar memberi perintah seperti “Jangan bergerak, diam,” dan “Bilang anggota, kartu, kartu, kartu.” Penggerebekan tersebut diduga kuat terkait aktivitas yang tidak sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara membantah bahwa kejadian tersebut berlangsung di wilayah hukum Polres Bogor. Ia menegaskan, “Bukan di Bogor,” saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Kejadian ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial, di mana banyak netizen yang memberikan komentar beragam. Beberapa menyoroti tindakan penggerebekan tersebut, sementara lainnya mengkritik cara aparat dalam menangani kasus tersebut secara berlebihan dan menimbulkan kontroversi.

Sampai berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Hingga saat ini, identitas lokasi hotel dan rincian kasus masih dalam proses pendalaman oleh aparat berwenang.

Kejadian ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan diskusi mengenai penegakan hukum serta privasi individu, terutama terkait dengan kegiatan di luar norma sosial yang berkembang di masyarakat.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Penting untuk Calon Pembeli Properti: Waspadai Modus Penipuan Agen Properti Palsu

    Pesan Penting untuk Calon Pembeli Properti: Waspadai Modus Penipuan Agen Properti Palsu

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 220
    • 0Komentar

    MediaGramIndo – Dunia properti memang menawarkan peluang investasi yang menjanjikan, baik untuk hunian maupun bisnis. Namun, di balik potensi keuntungan tersebut, ada ancaman serius yang perlu diwaspadai, yaitu penipuan berkedok agen properti palsu. Modus ini semakin marak dan bisa merugikan Anda secara finansial maupun emosional. Kenali Modus Penipuan Agen Properti Palsu Penipu sering mengunggah foto […]

  • Mendadak Pemalu, Andi Hakim Febriansyah Kasus Rp 28 Miliar Viral di Media Sosial

    Mendadak Pemalu, Andi Hakim Febriansyah Kasus Rp 28 Miliar Viral di Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Medan – Kasus dugaan penggelapan dana jemaat gereja Katolik Paroki Aek Nabara sebesar Rp 28 miliar kembali mencuat ke publik. Tersangka, Andi Hakim Febriansyah, yang sebelumnya dikenal sebagai mantan Kepala Kas Bank Rantauprapat, menjadi sorotan setelah digiring ke Mapolda Sumut dengan wajah memerah dan menutupi wajahnya menggunakan tangan saat berjalan viral di media sosial. Insiden […]

  • DPD Gerindra Sumut Berbagi 100 Bungkus Daging Kurban ke Warga di Desa Klambir V Kebun

    DPD Gerindra Sumut Berbagi 100 Bungkus Daging Kurban ke Warga di Desa Klambir V Kebun

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Hamparan Perak – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membagikan sebanyak 100 bungkus daging kurban kepada masyarakat di Desa Klambir V Kebun, Kabupaten Deli Serdang, dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026) Kegiatan sosial tersebut disambut antusias warga yang telah berkumpul sejak siang untuk menerima pembagian daging kurban. Penyaluran dilakukan […]

  • Pesan Senator Untuk Memilih Capres 2024 di Hadapan Penggiat Sosial Media di Kota Medan

    Pesan Senator Untuk Memilih Capres 2024 di Hadapan Penggiat Sosial Media di Kota Medan

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MEDAN – Bincang bincang dengan Senator Dewan Perwakilan Daerah Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara santai dan spontan, tapi serius apa lagi pembahasan mengarah peta politik Al Washliyah Ormas Islam terbesar di Sumatera Utara yang diketuai oleh Dedi Iskandar Batubara dan saat ini mencalonkan kembali menjadi DPD RI dapil Sumut. “Untuk caleg 2024 dari Al Washliyah […]

  • Dibalik Film Pesta Babi Sutradara dan Pemeran Film Berbeda Play Button

    Dibalik Film Pesta Babi Sutradara dan Pemeran Film Berbeda

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Merauke – Tokoh masyarakat adat Papua dari suku Marind, Yasinta Moiwend, meminta penayangan film dokumenter “Pesta Babi” dihentikan. Ia mengaku menjadi korban penipuan dan tidak pernah memberi izin untuk terlibat dalam pembuatan film tersebut. Yasinta menyatakan baru menyadari telah dimanfaatkan setelah mengetahui proses pengambilan gambar tidak pernah dibicarakan atau disetujui olehnya. Ia mengaku melakukan perjalanan […]

  • Ketua Yayasan Instruksikan Ikat Anak-anak Saat Rekonstruksi Daycare Little Aresha

    Ketua Yayasan Instruksikan Ikat Anak-anak Saat Rekonstruksi Daycare Little Aresha

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Rekonstruksi kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta berlangsung selama 3,5 jam dengan total 23 adegan yang diperagakan. Proses ini digelar Selasa 9 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.30 WIB di lokasi kejadian. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizki Adrian mengatakan rekonstruksi memakan waktu sekitar 3 jam setengah. “Jadi kurang […]

expand_less