Kasus Panganiayaan Viral di Media Sosial Pelaku Masih Berkeliaran
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
- visibility 83
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lebih lanjut diungkapkan Nuraini, namun secara tiba-tiba anak laki-laki yang menggunakan kemeja dengan motif bunga-bunga dan memakai celana panjang jeans datang menyerang anaknya.
“Setelah anak lelaki yang celana pendek dan kaos biru gagal menarik anak saya, kemudian anak lelaki yang menggunakan kemeja dengan motif bunga-bunga, memakai celana panjang jeans langsung menyerang dengan cara menunjang, kemudian menarik paksa anak saya, dan langsung memukuli kepala anak saya hingga berkali-kali. Melihat peristiwa itu saya sampai menangis, karena anak saya ditunjang dan dipukuli didepan teman-teman wanitanya, hingga akhirnya ada dua orang datang melerai dan menarik pelaku, supaya anak saya berhenti dipukuli”, ujar Nuraini.
Tidak terima anaknya menjadi korban pengeroyokan hingga dipukuli, Nuraini yang sehari-hari berprofesi sebagai guru tersebut melaporkan peristiwa penganiayaan anaknya ke Unit PPA Satreskrim Polres Asahan, yang tertuang dalam laporan polisi Nomor : STTLP/551/VII/SPKT/Polres Asahan/Polda Sumut, pada 19 Juli 2023.
- Penulis: mediagramindo


