Protes Warga Dugaan Ketidakadilan Terhadap Pengusaha Lokal
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
- visibility 126
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUALA TANJUNG, BATU BARA – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Anak Daerah Menggugat (AADM) berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Rabu (5/11).
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan ketidakadilan terhadap pengusaha lokal serta sejumlah masalah lingkungan yang terjadi di sekitar area operasional perusahaan.
Koordinator Aksi, Flora Sitanggang, menyampaikan bahwa salah satu tuntutan utama massa aksi adalah penolakan terhadap keterlibatan perusahaan luar daerah yang dianggap menyingkirkan peran pengusaha asli daerah.
Ia menegaskan pentingnya keadilan bagi pengusaha lokal agar dapat bersaing secara sehat dan berkelanjutan.
Selain itu, warga juga mendesak Kapolda Sumut dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera memeriksa dugaan pencemaran lingkungan yang diduga disebabkan aktivitas penimbunan limbah karbon (anoda dan katoda) oleh PT Inalum.
Flora mengungkapkan, aktivitas tersebut diduga telah menyebabkan pencemaran air laut yang berdampak langsung terhadap hasil tangkapan nelayan setempat.
“Sekarang nelayan sulit mendapatkan ikan di pinggir pantai, mereka harus melaut jauh baru bisa mendapatkan tangkapan. Kami meminta Kapolda dan Kejati Sumut segera memeriksa pihak terkait,” tegas Flora kepada wartawan, Selasa (4/11).
Dalam kesempatan tersebut, Flora juga mengungkapkan dugaan adanya adu domba yang dilakukan pihak manajemen PT Inalum terhadap pengusaha lokal dan anak perusahaan mereka, PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia (PT SMLI).
Ia menegaskan bahwa PT SMLI seharusnya hanya menangani limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), bukan mengambil besi bekas pakai yang selama ini menjadi hak pengusaha lokal.
Hingga saat ini, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi dan tudingan yang dilontarkan warga tersebut. warga dan pengusaha lokal berharap agar pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran lingkungan dan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terdampak.
- Penulis: mediagramindo


