Kelompok Terbang Pertama Jamaah Haji dari Sumatera Utara Tiba di Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
- visibility 79
- print Cetak

Foto ilustrasi Meta AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Propinsi Sumatera Utara akan menyambut kedatangan jamaah haji setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara menginformasikan bahwa kelompok terbang (Kloter) pertama dari Debarkasi Medan diperkirakan tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pada hari Kamis, 12 Juni 2025.
Kepala Kanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi, menyampaikan bahwa pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 3401 dijadwalkan mendarat di bandara tersebut pukul 17:15 WIB. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada Kamis, 12 Juni pukul 03:40 waktu Arab Saudi.
“Nantinya saat pelepasan jamaah haji yang tiba akan dilakukan penyerahan paspor, penyerahan zamzam, dan penjelasan bidang kesehatan atas masa berlaku kartu kesehatan,” papar dia.
Dalam proses kedatangan, petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan telah menyiapkan layanan ambulans bagi jamaah yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang sakit, lanjut usia, atau disabilitas.
Menurut Ahmad Qosbi, petugas juga akan melakukan serangkaian prosedur seperti penyerahan paspor, distribusi air zamzam, serta penjelasan terkait kesehatan dan masa berlaku kartu kesehatan jamaah sebelum keluar dari pesawat.
Selain itu, pihaknya menegaskan bahwa penjemputan jamaah haji yang akan kembali ke daerah harus memenuhi ketentuan. Keluarga jamaah diharuskan membawa surat izin dari Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota setempat.
Setiap keluarga dapat menjemput maksimal dua orang, terdiri dari satu sopir dan satu pendamping, dengan menunjukkan surat izin masuk di Pos Keamanan Asrama Haji Medan.
Qosbi juga mengingatkan agar keluarga jamaah dilarang memasuki Aula Madinatul Hujjaj selama proses pemulangan berlangsung. Mereka hanya diperbolehkan menunggu di luar area aula.
Untuk jamaah dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara yang akan kembali secara rombongan, diimbau untuk berkoordinasi dengan PPIH Embarkasi Medan dalam pengaturan keberangkatan dan barang bawaan. Jika jamaah ingin berpisah dari rombongan, harus membuat surat pernyataan terlebih dahulu.
Pihak panitia menegaskan bahwa segala permasalahan selama perjalanan di luar tanggung jawab panitia daerah dan PPIH Embarkasi Medan. Ahmad Qosbi juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan ketertiban selama proses pemulangan jamaah berlangsung, demi kelancaran dan keamanan bersama.
Sementara itu, jamaah yang akan tiba di Medan diharapkan dapat menjalani proses pemulangan dengan tertib dan lancar, serta selalu mengutamakan protokol kesehatan selama masa pemulangan.
- Penulis: mediagramindo


