Kontroversi Tarian K-Pop di MTQ Medan Kota, MUI Panggil Tokoh Masyarakat
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
- visibility 122
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, H. Hasan Matsum, memimpin sebuah pertemuan dengan berbagai tokoh organisasi masyarakat untuk membahas kontroversi yang muncul terkait pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-58 tingkat Kecamatan Medan Kota. Acara pembukaan yang diadakan pada Sabtu 8 Februari 2025 lalu menjadi viral di media sosial akibat penampilan tarian K-Pop yang tidak sesuai dengan tema acara tersebut.
Tarian tersebut merupakan persembahan dari salah satu kelurahan yang mayoritas penduduknya adalah warga Tionghoa. Keikutsertaan mereka dalam karnaval pawai pembukaan MTQ dianggap sebagai upaya untuk turut memeriahkan acara berkhidmat agama, namun pelaksanaannya memicu kritik karena tidak mencerminkan nilai-nilai yang diharapkan dalam MTQ.
“Kami sangat menyayangkan adanya tarian K-Pop dalam pembukaan MTQ ini. Ini jelas tidak sesuai dengan konteks acara yang seharusnya,” kata Ketua MUI Kota Medan H. Hasan Matsum usai pertemuan dengan beberapa tokoh Ormas Islam di Kantor MUI Medan, Rabu (19/2).
- Penulis: mediagramindo


