Kontroversi Tarian K-Pop di MTQ Medan Kota, MUI Panggil Tokoh Masyarakat
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
- visibility 123
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Camat Medan Kota, Raja Ian Andos Lubis, juga menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan tersebut. “Kami menerima bahwa ini adalah kealpaan dari pihak kami. Di masa depan, kami akan lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan yang lebih teliti sebelum acara berlangsung,” ungkapnya.
Pertemuan diharapkan dapat menyelesaikan kebisingan yang muncul pasca-video tarian K-Pop viral. MUI Kota Medan bersama Kementerian Agama, LPTQ, dan FKUB berencana merumuskan rambu-rambu aktivitas yang sesuai untuk acara-agenda besar keagamaan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Hasil dari Tabayun ini diharapkan dapat memupuk pemahaman dan toleransi di masyarakat, serta menjaga keharmonisan antar warga Kota Medan. Masyarakat diimbau untuk menanggapi situasi ini dengan bijak, mengingat insiden ini merupakan suatu kelalaian yang telah disadari dan akan dibenahi ke depannya.
- Penulis: mediagramindo


