Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Krisis Operasional Melanda Dealer BYD di Shandong, Puluhan Diler Tutup dan Konsumen Dirugikan

Krisis Operasional Melanda Dealer BYD di Shandong, Puluhan Diler Tutup dan Konsumen Dirugikan

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • visibility 785
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jinan – Sebanyak 20 dealer 4S (Sales, Service, Spare Part, dan Survey) milik Shandong Qiancheng Holdings Co., Ltd., yang memasarkan kendaraan merek BYD di Provinsi Shandong, China, resmi ditutup akibat krisis operasional yang parah sejak bulan April 2025.

Penutupan ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan konsumen dan menimbulkan pertanyaan terkait tanggung jawab perusahaan terhadap layanan yang telah dibayar di muka, Jumat (30/05).

CarnewsChina melaporkan pada hari Jumat bahwa ruang pamer dealer-dealer tersebut tidak lagi memajang kendaraan dan layanan resmi dari BYD. Salah satu dealer utama, Jinan Qiansheng, yang sebelumnya dikenal sebagai diler nomor satu di China, kini menjadi sorotan bukan karena prestasi, melainkan karena kebangkrutan mendalam yang melanda perusahaan tersebut.

Krisis ini secara langsung mempengaruhi lebih dari seribu konsumen yang telah melakukan pembayaran uang muka untuk berbagai layanan, termasuk paket asuransi tiga tahun, rencana perawatan, pewarnaan kaca, perlindungan rangka, dan layanan perawatan seumur hidup yang dijanjikan.

Banyak dari mereka kini merasa tertinggal dan tidak mendapatkan hak-hak yang telah mereka bayarkan, bahkan sebagian telah mengorganisasi kelompok perlindungan hak konsumen untuk mencari solusi secara kolektif.

Sejarah panjang Qiancheng Group menunjukkan bahwa perusahaan ini didirikan pada 2014 dan dengan cepat menjadi mitra strategis utama BYD di wilayah Shandong. Grup ini mengelola lebih dari 20 dealer dan ruang pamer resmi BYD di seluruh provinsi, dengan klaim penjualan tahunan mencapai 3 miliar yuan (sekitar 420 juta USD) dan mempekerjakan lebih dari 1.200 staf.

Pada April 2024, Ketua BYD Wang Chuanfu bahkan mengunjungi Qiancheng Group di Jinan, sebagai pengakuan resmi atas statusnya sebagai dealer utama.

Namun, di balik keberhasilan tersebut, masalah keuangan mulai muncul. Pada Mei 2025, dealer-dealer ini mulai mengalami kesulitan pendanaan akibat ekspansi yang terlalu cepat dan berutang besar.

Dalam pernyataan resmi, Departemen Merek dan Hubungan Masyarakat BYD menegaskan bahwa mereka tetap menjaga kebijakan yang stabil dan konsisten terhadap jaringan dealer, serta menyalahkan masalah ini pada manajemen dealer dan pengaruh eksternal seperti kebijakan kredit bank yang konservatif dan kegagalan dealer lain di wilayah tersebut.

Sebaliknya, dokumen internal Qiancheng Group tertanggal 17 April mengungkapkan bahwa perubahan kebijakan BYD dalam dua tahun terakhir telah memberikan tekanan besar terhadap arus kas perusahaan.

Mereka juga menyebutkan bahwa beberapa dealer otomotif di Shandong mengalami kegagalan dan situasi ekonomi yang memburuk turut memperburuk kondisi keuangan grup.

Ketika Krisis ini mulai terungkap, banyak pelanggan yang merasa ditinggalkan. Mereka mengeluhkan bahwa sejak April 2025, sejumlah pelanggan yang telah membayar premi asuransi tahun kedua dan ketiga belum menerima pengembalian dana sesuai janji. Bahkan, mereka baru mengetahui bahwa dealer-dealer resmi telah meninggalkan lokasi dan tidak lagi memberikan layanan.

Meskipun BYD mengklaim telah mengalihkan beberapa toko ke dealer lokal yang diakuisisi dan memberikan dukungan untuk mengatasi masalah pelanggan serta karyawan, sebagian besar konsumen yang tergabung dalam kelompok perlindungan hak menolak penjelasan tersebut. Mereka menilai bahwa perusahaan gagal memberikan solusi yang memadai dan memuaskan.

Dengan tenggat waktu akhir Mei yang dijanjikan oleh Qiancheng untuk menyelesaikan masalah ini berlalu tanpa penyelesaian konkret, ribuan pelanggan kini mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab atas layanan prabayar mereka dan bagaimana masa depan layanan purna jual dari merek BYD di wilayah tersebut.

Krisis ini menjadi ujian besar bagi reputasi BYD di pasar otomotif China dan menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap kepercayaan konsumen terhadap merek tersebut di masa mendatang.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susahnya Ibu ibu di Pusat Kota Medan Menikmati Air Minum

    Susahnya Ibu ibu di Pusat Kota Medan Menikmati Air Minum

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Medan – Viral di Media Sosial Ibu – ibu berebut air bersih karena air milik PDAM Tirtanadi sudah hampir satu Minggu lebih tidak hidup.. Mobil air sumbangan dari tokoh masyarakat Jalan Mantri Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun yang peduli kepada warga. Kekecewaan itu terlihat saat warga mengantri air minum dari tangki air minum yang datang […]

  • Berbagi Berkah Ramadhan, Ribuan Takjil Ditebar TNI-POLRI

    Berbagi Berkah Ramadhan, Ribuan Takjil Ditebar TNI-POLRI

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Medan – Berbagi Berkah Ramadhan, TNI-POLRI TA 2025 Kodam I/BB dan Polda Sumatera Utara tebar ribuan paket Takjil kepada Masyarakat di sekitar, Jumat 28 Maret 2025. Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian menghangatkan hati saling berbagi, Pangdam I/Bukit Barisan dan Kapolda Sumatera Utara beriringan berjalan menuju lokasi pembagian paket Takjil yang berisi ayam goreng, nasi, nugget, […]

  • Perdagangan Global Bergejolak, Penjualan Tesla Anjlok

    Perdagangan Global Bergejolak, Penjualan Tesla Anjlok

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Belanda – Penjualan Tesla di Belanda mengalami penurunan tajam dengan hanya 382 unit kendaraan terjual pada April, turun hampir 75 persen dari 1.457 unit mobil yang tercatat pada bulan yang sama tahun lalu. Menurut data yang dirilis bersama oleh perusahaan industri otomotif Belanda BOVAG, RAI Association, dan RDC dalam empat bulan pertama 2025, Tesla mencatat […]

  • Gubernur Sumut Tekanan Berantas Narkoba Sambut HUT RI Ke 80

    Gubernur Sumut Tekanan Berantas Narkoba Sambut HUT RI Ke 80

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan tekad kuat agar Provinsi Sumut dapat merdeka dari belenggu narkoba menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025. Dalam sambutannya di rapat paripurna DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (07/08). Bobby mengingatkan seluruh elemen masyarakat dan aparat penegak hukum […]

  • Tahanan Polrestabes Medan Tewas, Akui Ada Kekerasan

    Tahanan Polrestabes Medan Tewas, Akui Ada Kekerasan

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengakui personelnya melakukan tindakan kekerasan saat mengamankan Budianto (42) pria yang meninggal dunia setelah dua hari mendekam di tahanan sementara Polrestabes Medan. Gidion menjelaskan berdasarkan hasil visum terhadap luka pada kepala dan rahang korban. Namun Gideon membantah Budianto mengalami kekerasan di dalam sel tahanan melainkan saat […]

  • Pengangkutan Sampah di Kota Medan di Keluhkan Warga, Ini Kata Anggota DPRD

    Pengangkutan Sampah di Kota Medan di Keluhkan Warga, Ini Kata Anggota DPRD

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MEDAN– Masalah sampah Kota Medan jadi sorotan. DPRD Medan mengaku ramai mendapat keluhan warga soal lambatnya pengangkutan sampah oleh Dinas Kebersihan dari rumah hingga terjadi penumpukan. Bahkan warga di beberapa kelurahan kecamatan juga mengeluhkan tak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di daerah mereka. Selain itu, warga juga mengeluhkan banyaknya tempat transit sampah dari kecamatan ke […]

expand_less