Longsor Hebat Melanda Banjarnegara, Puluhan Rumah Rusak dan Ratusan Warga Mengungsi
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
- visibility 84
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banjarnegara – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada hari Minggu siang (16/11/2025). Kejadian ini terjadi di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, yang mengakibatkan puluhan rumah warga rusak dan ratusan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Menurut penuturan Kepala Desa Pandanarum, Misrod, longsor ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama satu pekan terakhir.
Puncaknya terjadi saat hari Minggu siang, ketika tanah di bukit hutan pinus di RT 1, RT 2, RT 3, dan RT 4 RW 3 Dusun Situkung tiba-tiba longsor dan menimpa pemukiman warga.
Akibat kejadian ini, setidaknya 30 rumah warga rata dengan tanah, sementara puluhan rumah lain mengalami kerusakan yang cukup serius.
Sekitar 480 jiwa dari 180 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke Aula Kecamatan Pandanarum dan lokasi lain yang dianggap aman untuk menghindari risiko longsor susulan.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa hingga saat ini, namun proses pendataan kerusakan dan korban masih berlangsung.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso, menyatakan bahwa Tim Reaksi Cepat BPBD telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan kaji cepat terkait dampak bencana.
Ia juga menginformasikan bahwa hingga pukul 16.35 WIB, tercatat sebanyak 179 warga mengungsi ke Pendopo Kecamatan Pandanarum.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan pendataan lengkap mengenai jumlah rumah yang rusak dan korban yang terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas agar terhindar dari bahaya longsor susulan yang mungkin terjadi.
Kejadian tanah longsor ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di daerah rawan longsor, terutama saat musim penghujan berlangsung.
Pemerintah setempat bersama tim SAR dan relawan terus berupaya memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga yang terdampak.
- Penulis: mediagramindo


