Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Miris, 23 Perusahaan Penyebab Banjir dan Longsor

Miris, 23 Perusahaan Penyebab Banjir dan Longsor

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 149
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia merilis hasil investigasi terbaru mengenai keterlibatan sejumlah perusahaan dalam menyebabkan bencana ekologis yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Data yang dirilis menyebutkan terdapat 23 perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas berbagai kerusakan lingkungan dan bencana alam yang terjadi pada akhir tahun 2025.

Perusahaan di Aceh Terdampak Banjir dan Longsor

Di Provinsi Aceh, sebanyak 6 perusahaan diidentifikasi berpotensi berkontribusi terhadap terjadinya banjir besar dan longsor di sejumlah daerah.

Kejaksaan menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan ini tersebar di beberapa klaster berdasarkan daerah aliran sungai (DAS) yang mereka dampak.

Klaster pertama meliputi DAS Simpang Kanan, Simpang Kiri, dan Tamiang Jaya, dengan PT RWP dan PT LMR sebagai pelaku utama. Banjir yang melanda Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kota Langsa diduga kuat dipicu oleh aktivitas kedua perusahaan ini.

Selanjutnya, di DAS Jambu Aye, Aceh Utara, terdapat PT RTS yang diduga menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut.

Di DAS Krueng Sawang dan Pasee, yang meliputi Aceh Utara, Aceh Tengah, Lhokseumawe, Bireun, dan Bener Meriah, terdapat PT DP yang juga diduga turut berperan dalam kerusakan lingkungan.

Selain itu, di DAS Hulu Pidie, perusahaan PT WAM dan PT ANI turut diduga menyebabkan banjir dan kerusakan ekosistem di wilayah tersebut.

Sumatera Barat dan Sumatera Utara Juga Tidak Kalah

Di Sumatera Barat, Kejaksaan menyebutkan ada 11 perusahaan yang diduga menyebabkan banjir di DAS Air Dingin, Kuranji, dan Anai yang melintasi Kota Padang dan Padang Panjang.

Perusahaan-perusahaan ini dianggap berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan yang memperparah bencana banjir di daerah tersebut.

Sementara itu, di Sumatera Utara, fokus investigasi difokuskan pada dua penyebab utama bencana alam, banjir dan tanah longsor.

Ada delapan perusahaan yang diduga menjadi penyebab utama banjir di DAS Batang Toru dan longsor di wilayah Langkat.

Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk PT TPL, CV TAS, PT NSHE, PT WIS, PT AR, dan PT TBS. Selain perusahaan, penebangan liar oleh individu juga turut memperparah kondisi tanah yang rawan longsor.

Penegakan Hukum dan Tindakan Terhadap Perusahaan

Mayor Jenderal Dody Triwinarto, Komandan Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan, menyatakan bahwa dari hasil identifikasi sementara, terdapat 31 perusahaan yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan ekologis di tiga wilayah Sumatera.

Sebanyak 9 perusahaan di Aceh, 8 perusahaan di Sumatera Utara, dan 14 perusahaan di Sumatera Barat tengah diproses untuk tindakan pidana, administratif, serta penggantian kerugian.

Dody menegaskan bahwa penindakan akan dilakukan secara tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk dalam bentuk sanksi hukum dan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak.

Dampak Bencana dan Korban Jiwa

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 24 November 2025 telah menimbulkan dampak besar di 52 kabupaten/kota di ketiga provinsi tersebut.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 16 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.053 orang, 206 orang hilang, serta sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka. Selain itu, lebih dari 200.000 warga harus mengungsi akibat bencana tersebut.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Bakal Tampil di Eropa, Manisa BBSK Heboh

    Megawati Bakal Tampil di Eropa, Manisa BBSK Heboh

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Turki – Penggemar voli tanah air kembali dihibur dengan kabar baik dari dunia olahraga internasional. Atlet voli kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, dikonfirmasi akan segera tampil bersama klub barunya, Manisa BBSK, di Liga Voli Putri Turki. Meski debut resmi baru akan berlangsung pada Oktober 2025 dalam kompetisi Kadinlar 1 Ligi Turki musim 2025/2026, Megawati tidak […]

  • Jangkau Warga Binaan Langsung, Inovasi Layanan Kesehatan Jemput Bola Lapas Narkotika Bangli

    Jangkau Warga Binaan Langsung, Inovasi Layanan Kesehatan Jemput Bola Lapas Narkotika Bangli

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Bangli – Komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakata (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli. Melalui program Layanan Kesehatan Jemput Bola, tim medis lapas yang dipimpin oleh Dr. Ni Gusti Agung Ayu Rai Wiryani, secara rutin turun langsung menyambangi blok-blok hunian untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada […]

  • Tunggu Instruksi Pusat, 19 Kepada Daerah Sumut Yang Tidak Ada Sengketa Segera Dilantik

    Tunggu Instruksi Pusat, 19 Kepada Daerah Sumut Yang Tidak Ada Sengketa Segera Dilantik

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sumut – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara masih menunggu keputusan pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri terkait pelaksanaan pelantikan kepala daerah di Sumut yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu dikatakan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekdaprovsu, Harianto Buta-butar ketika dikonfirmasi, Kamis (23/1/2025). Ia mengatakan, terkait pelaksanaan pelantikan, teknis, tempat dan waktu itu […]

  • Dominasi Kuliner Non-Lokal di Medan Jadi Sorotan: Risiko Hilangnya Identitas Budaya Kota

    Dominasi Kuliner Non-Lokal di Medan Jadi Sorotan: Risiko Hilangnya Identitas Budaya Kota

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Arsyad
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Medan – Fenomena maraknya kedai kopi dan angkringan dari daerah lain di Kota Medan kembali mencuat, menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya identitas budaya lokal dalam dunia pariwisata dan kuliner kota tersebut. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Ecoventure sebuah Pusat Studi dan Kajian Kebijakan Publik yang berpusat di Medan, Sumatera Utara, Dhea Ananda, S.AP sebagai Direktur Pelaksana […]

  • Kang Deny, Pejuang Keluarga yang Bersihkan Got Mampet di Bekasi, Dapat Apresiasi dari Warganet

    Kang Deny, Pejuang Keluarga yang Bersihkan Got Mampet di Bekasi, Dapat Apresiasi dari Warganet

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bekasi – Di tengah rutinitas membersihkan selokan yang penuh kotoran dan mampet, Kang Deny, seorang pejuang keluarga terjun ke Perumahan Pondok Cipta, Blok D RT 04 RW 08, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, mendapatkan perhatian dan apresiasi dari warga setempat maupun pengguna media sosial. Aksi keberanian Kang Deny (@kang_deny_denay) ini terungkap setelah ia mengunggah foto […]

  • Edy Rahmayadi Minta Restu Ibu Sebagai Bakal Gubernur Sumatera Utara.

    Edy Rahmayadi Minta Restu Ibu Sebagai Bakal Gubernur Sumatera Utara.

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Medan – Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menemui kedua mertua dan ibunda tercinta sebelum berangkat untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara bersama pasangannya, H. Hasan Basri Sagala ke kantor KPU Sumatera Utara. Hal itu diketahui melalui postingan di akun Instagram pribadinya yang diupload pada Kamis (29/08) siang. Pada postingan tersebut, pria […]

expand_less