Nggak Punya Pabrik Bisa Punya Brand Kosmetik? Ini Cerita CV Laris Ekspress
- account_circle Pipin
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- visibility 166
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Darvi sadar industri kosmetik Indonesia lagi naik daun. Banyak anak muda, content creator, sampai dokter pengen punya brand sendiri.
Masalahnya? Nggak semua orang paham cara bikin produk, ngurus izin, atau bangun pabrik.
“Dari situlah lahir gagasan CV Laris Ekspress. Kami hadir sebagai partner pengembangan bisnis, bukan sekadar perusahaan produksi,” kata Darvi.
Strateginya simpel turunkan barrier to entry, Anak muda nggak perlu modal miliaran buat bangun pabrik. Cukup bawa ide, sisanya CV Laris Ekspress yang dampingi.
3 Strategi CV Laris Ekspress Ciptakan Pasar Baru
1. Fokus Jadi Solusi, Bukan Kompetitor
Darvi nggak bikin brand sendiri. Dia justru bantu orang lain bikin brand. Hasilnya? Ekosistem. Semakin banyak brand tumbuh, semakin besar pasar yang tercipta.
2. Layanan End-to-End
Dari konsep produk, R&D, produksi, desain, sampai urus izin edar. Jadi klien tinggal fokus marketing & jualan. Ini yang bikin UMKM, influencer, bahkan ibu rumah tangga berani mulai.
3. Bangun di Medan, Target Nasional & Global
- Penulis: Pipin


