Optimalisasi Swasembada Pangan, Solusi Mengurai Konflik Agraria di PTPN
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
- visibility 139
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Untuk kemudian dijadikan dengan pola Kerjasama, demi mendukung program swasembada pangan.
“Memang dari segi besaran dengan target 3 Juta Hektar lahan kemampuan PTPN masih terbilang kecil. Namun sebagai Badan Usaha Milik Negara harusnya PTPN dapat menjadi Pilot Project, untuk mengakselerasi program swasembada pangan dengan kemampuan yang ada,” jelas Christian.
Optimalisasi terhadap program swasembada pangan menurut Christian, dapat dilakukan oleh PTPN dengan tahapan sebagai berikut, Pertama memastikan aksi korporasinya terbentengi secara aturan hukum dengan melibatkan Kejaksaan RI dan BPKP atau Instansi yang berwenang, dalam membentuk pola kerjasama pengelolaan aset yang dikuasai oleh pihak-pihak tertentu demi mendukung optimalisasi program swasembada pangan.
Kedua memastikan bahwa pola kerjasama dilakukan langsung dengan Petani atau Kelompok Tani yang bersentuhan langsung sehingga memutus mata rantai agen dan mafia yang selama ini menjadi akar permasalahan konflik agraria di PTPN.
Ketiga memastikan tanaman yang ditanam di atas areal dimaksud merupakan komoditi yang mendukung swasembada pangan seperti Padi, Jagung atau Tanaman Palawija lainnya diluar komoditi yang sudah ditanam oleh PTPN, sehingga tidak terjadi tumpang tindih serta saling mendukung program swasembada pangan dimaksud.
- Penulis: mediagramindo


