Perang Suku Pecah di Jembatan Gantung Kali Baliem, Jayawijaya, Papua
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
- visibility 185
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jayawijaya, Papua – Sekitar pukul 14.30 WIT, bentrokan antar suku kembali terjadi di Jembatan Gantung Kali Baliem, Kabupaten Jayawijaya. Konflik ini melibatkan suku Lanny dan suku Wamena Lemba, yang bermukim di wilayah muara antara Kali Uwe dan Kali Baliem.
Menurut informasi dari warga setempat, konflik ini dipicu oleh kasus pembunuhan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Pihak keluarga korban yang tidak menemukan pelaku langsung mencurigai kelompok dari wilayah Kali Baliem sebelah sebagai pihak yang bertanggung jawab. Kecurigaan ini memicu aksi penyerangan balasan yang berlangsung di sekitar jembatan gantung tersebut.
Bentrokan yang berlangsung singkat namun cukup memanas itu memakan korban luka-luka, di mana beberapa warga mengalami luka parah akibat penggunaan senjata tradisional seperti panah, tombak, dan parang.
Beruntung, aparat gabungan TNI-Polri segera turun ke lokasi untuk meredam konflik dan mencegah eskalasi yang lebih luas, Jumat (25/07).
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menahan diri, serta mengutamakan upaya damai untuk menyelesaikan konflik.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terhadap penyebab utama bentrokan dan berupaya mengembalikan situasi kondusif di wilayah tersebut.
Konflik suku di daerah ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat potensi kerusakan sosial dan keamanan yang dapat meluas jika tidak segera ditangani.
Pemerintah dan aparat berharap, masyarakat mampu menyelesaikan permasalahan secara damai dan menjaga kerukunan antar suku di wilayah Kabupaten Jayawijaya.
- Penulis: mediagramindo


