Peringati Hari Bhakti Permasyarakatan ke 60 Tahun, Ini Pesan Karutan Kelas I Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
- visibility 102
- print Cetak

Kakanwil Hukum dan HAM Sumut yang baru, Anak Agung Gde Krisna bersama Karutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang saat pemotongan kue tumpeng dalam rangka Hari Pemasyarakatan ke 60 tahun. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Medan, Nimrot Sihotang mengatakan bahwa dengan digelarnya Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60 tahun ini bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh warga binaan agar benar-benar memanfaatkan seluruh program pembinaan untuk belajar, berkarya dan memperbaiki diri sebagai bekal membentuk mental dan akhlak spritual sehingga kelak diterima masyarakat ketika bebas dari pembinaan.
“Kami di Rutan Kelas I Medan sangat serius memperhatikan Warga Binaan Permasyarakatan khususnya mereka yang mau bertobat, memperbaiki dirinya dengan memfasilitasi bidang keterampilan seperti pembuatan Pavling Blok, Mabel, Peternakan, Pertanian, Menjahit, Pembuatan Sendal, Peci, Menghasilkan pembuatan Pohon bonsai, bahkan mencetak Da’i dari WBP untuk kebutuhan Warga Binaan itu sendiri,” jelas Karutan Nimrot Sihotang dalam sambutannya.
“Harapannya dengan memfasilitasi dan memberikan program yang kita berikan kepada Warga Binaan akan berdampak kepada masyarakat saat mereka bebas nanti, keterampilan yang mereka punya mampu meningkatkan ekonomi, walaupun saat ini mereka masih menjalani hukuman dengan semangat dan tekad kuat Warga Binaan sudah punya penghasilan,” pungkasnya.
- Penulis: mediagramindo


