Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prarekonstruksi Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi Terhadap Pelajar SMA

Prarekonstruksi Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi Terhadap Pelajar SMA

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prarekonstruksi Balap liar Simpang Empat Asahan mengakibatkan penganiayaan pelajar.

Ungkapnya, Polres berencana akan melakukan eksumasi atau membongkar kuburan korban untuk mengetahui apa penyebab kematian korban secara forensik.

“Sampai saat ini, keluarga korban belum memberikan persetujuan dengan alasan menunggu rembuk keluarga. Namun, apabila keluarga tidak berkenan, kami akan melakukan eksumasi sendiri dengan tindakan hukum kami,” katanya.

Katanya, ekshumasi ini penting untuk mengungkap kasus ini. Sebab, kematian korban dapat diungkap setelah dilakukan eksumasi.

“Dari jasad korban ini akan dilakukan otopsi, sehingga nanti dapat terang benderang penyebab kematiannya. Percayakan kepada kami, Polsek Simpang Empat tidak kami libatkan karena mereka yang terlibat dalam perkara ini,” ungkapnya.

Ahli Forensik Temukan Ketidakwajaran saat Bongkar Makam Siswa yang Tewas Diduga Dianiaya Polisi

Ekshumasi telah selesai dilakukan oleh tim forensik rumah sakit Bhayangkara TK II Medan terhadap jasad korban Pandu Brata Siregar (18) yang diduga di aniaya oleh oknum polisi Polsek Simpang Empat, Polres Asahan.

Ekshumasi atau pembongkaran makam siswa sekolah menengah atas (SMA) itu berlangsung setidaknya hampir empat jam.

Dokter forensik RS Bhayangkara TK II Medan, dr Ismurizal SpF mengaku menemukan beberapa keganjilan di jasad korban dengan adanya beberapa bercak merah.

“Sudah kita otopsi, sudah kita ambil semua dan kita lihat. Nanti dia dirangkum semua ya,” ungkap Dokter Forensik RS Bhayangkara TK II Medan, dr Itsmurizal, Minggu (16/3/2025).

Katanya, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan lebih lanjut hasil ekshumasi yang sudah dilakukannya bersama para tim.

“Kan dia sudah dikubur, kita lihatlah nanti. Ada memang seperti warna kemerahan gitu ya. Tapi, belum bisa kita simpulkan karena harus ada pemeriksaan tambahan,” katanya.

Saat disinggung soal adanya tanda-tanda keganjilan pada tubuh korban, Ismurizal mengakui ditemukan ada beberapa keganjilan pada tubuh korban.

“Adalahkan, gausah kita pungkiri ada,” jawabnya tegas.

Ia mengaku, hasil pemeriksaan ini akan keluar dua pekan kedepan apabila tidak adanya pemeriksaan tambahan.

Sebelumnya, Pandu Brata Siregar (18) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi. Dikabarkan, korban mengalami kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi setelah menonton balap lari pada Minggu (9/3/2025) malam.

Dijelaskan salah seorang kerabat yang tak ingin disebutkan namanya ini, korban sempat mengaku ditendang sebanyak dua kali oleh oknum.

“Jadi awalnya dia ini nonton balap liar sama teman-temannya, di dekat PT Sintong. Kemudian, ada polisi dua sepeda motor ngejar bubarkan balap itu. Karena kewalahan, mereka satu sepeda motor tarik lima,” ungkap keluarga korban, Selasa (11/3/2025).

Selanjutnya, terjadi aksi kejar-kejaran antara diduga polisi dengan sepeda motor yang ditumpangi oleh korban.

“Setelah dikejar, satu orang lompat kemudian lari. Lepas dari kejaran polisi. Saat korban yang lompat, terjatuh dan pengakuan korban saat itu langsung ditendang sebanyak dua kali,” ungkapnya.

Setelah diamankan, korban. Sempat dibawa ke Polsek Simpang Empat dan dijemput dan dibawa berobat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, diagnosa dari dokter itu ada yang bocor bagian dalamnya. Kalau tidak salah lambungnya,” ungkapnya.

Katanya, terdapat beberapa luka lain dibagian kepala dan wajah korban. Kini, keluarga masih berembuk terkait rencana melaporkan kejadian ini ke Propam Polres Asahan.

“Korban ini anak yatim piatu. Saat ini sudah dalam proses pemakaman, laporan ini kami masih pertimbangkan apakah akan membuat laporan karena masalah biaya juga,” katanya.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Videotron Melawi Putar Video Pornografi di Ruang Publik, Diduga Diretas Play Button

    Heboh Videotron Melawi Putar Video Pornografi di Ruang Publik, Diduga Diretas

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Menurutnya, tindakan tersebut menyebabkan munculnya tayangan yang tidak sesuai dengan norma, etika, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh pemerintah daerah. Setelah mengetahui kejadian tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Melawi langsung menghentikan penayangan dan mengamankan akses pengelolaan videotron. Kawasan Tugu Naruto merupakan jalur ramai yang setiap hari dilalui warga, anak sekolah, dan berbagai kalangan usia. […]

  • 600 Hari Agresi Militer Israel, Korban 52 Ribu Jiwa Syahid

    600 Hari Agresi Militer Israel, Korban 52 Ribu Jiwa Syahid

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jalur Gaza – Setidaknya 54.084 warga Palestina tewas dalam konflik yang berlangsung selama 600 hari sejak dimulainya agresi militer Israel pada Oktober 2023, menurut data yang dirilis Kementerian Kesehatan Palestina. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan bahwa dalam 24 jam terakhir, sebanyak 28 jenazah dibawa ke rumah sakit dan 179 orang terluka akibat serangan […]

  • Kejar Posisi Empat Besar Klasemen, ini Kata Kata Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink

    Kejar Posisi Empat Besar Klasemen, ini Kata Kata Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kalsel – Dewa United membawa ambisi besar untuk meraih kemenangan menghadapi PS Barito Putera guna mengamankan posisi empat besar klasemen, saat menghadapi laga tandang pada pekan ke-31 Liga 1 Indonesia di Stadion Demang Lehman Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada hari ini Jumat (2/5). “Persiapan selalu dimulai dengan ambisi. Kami bertanding semaksimal mungkin pada sisa […]

  • Pelajar Malaysia Bakal Dibatasi Mengunakan Handphone, Ini Sebabnya

    Pelajar Malaysia Bakal Dibatasi Mengunakan Handphone, Ini Sebabnya

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia tengah mempertimbangkan kebijakan larangan penggunaan ponsel bagi siswa berusia di bawah 16 tahun. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran meningkatnya pengaruh media sosial dan permainan daring yang diduga dapat memicu perilaku kriminal di kalangan pelajar. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan hal tersebut dalam pernyataannya yang dikutip dari New […]

  • Tangkap Pria Cepak, Kepemilikan Narkotika Jaringan Internasional, Ini Kata Pangdam I/BB

    Tangkap Pria Cepak, Kepemilikan Narkotika Jaringan Internasional, Ini Kata Pangdam I/BB

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Satu bungkus plastik besar berisi narkotika jenis sabu seberat 1 kg merk “Guan Yin Wang” 1 buah paspor 1 buah KTP 1 buah boarding pass 1 buah paper bag warna oranye 1 unit telepon genggam merek Itel Saat ditangkap pelaku mengaku barang haram tersebut miliknya yang didapat dari jaringan peredaran narkoba internasional asal Malaysia, rencananya […]

  • Kuasa Hukum: Oknum Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut Pengecut

    Kuasa Hukum: Oknum Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut Pengecut

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    “Namun, Saya menilai oknum Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut pengecut karena tidak menghadiri sidang Prapid pada 27 Maret 2025 lalu. Persidangan tersebut hanya dihadiri oleh kami dari tim kuasa hukum pemohon Prapid saja,” jelas Tarigan. Karena oknum Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba maupun perwakilannya dari Bidkum Polda Sumut pengecut karena tidak menghadiri sidang […]

expand_less