Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rahmadi Akui Ditekan Kompol DK saat Klarifikasi di Polda Sumut

Rahmadi Akui Ditekan Kompol DK saat Klarifikasi di Polda Sumut

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 86
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGBALAI – Rahmadi mengaku mendapat tekanan dari perwira polisi bernama Kompol (DK) saat membuat video klarifikasi di Polda Sumatera Utara.

Menurut Rahmadi, video klarifikasi yang belakangan beredar di media sosial itu dibuat sebanyak tiga kali di markas Polda Sumut dan satu kali di sebuah perumahan di kawasan Medan Johor.

“Dalam video itu saya disuruh mengakui keterlibatan Sopi, Pak Tomi, dan saudara Nunung. Naskah pengakuan itu sudah disiapkan oleh Kompol DK,” kata Rahmadi seusai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan, pembuatan video klarifikasi tersebut terjadi setelah dirinya melayangkan pengaduan masyarakat (dumas) ke Polda Sumut dan Mabes Polri terkait dugaan keterlibatan Kompol DK dalam kasus penggelapan mobil di kawasan Medan Helvetia dan penggerebekan pil ekstasi di Hotel Tresia, Tanjungbalai.

“Saya dipaksa membacakan pengakuan yang sudah disiapkan oleh Kompol DK. Saat itu saya sudah ditahan di Ditresnarkoba Polda Sumut,” jelas Rahmadi.

Karena itu, Rahmadi menegaskan tidak ada keterlibatan Sopi, Tommy, maupun Nunung dalam perkara yang disangkakan. Ia mengaku justru dikriminalisasi dan dituduh memiliki 10 gram s4b11-s4b11.

“Saya dituntut sembilan tahun penjara atas perbuatan yang tidak pernah saya lakukan,” katanya.

Tim kuasa hukum Rahmadi menyebut telah melaporkan dugaan kriminalisasi tersebut ke Bidpropam Polda Sumut dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Laporan itu mencakup dugaan penganiayaan serta hilangnya uang Rp11,2 juta dari rekening Rahmadi setelah PIN M-Banking miliknya diminta secara paksa dengan alasan penyelidikan.

Sebelumnya, akun TikTok harianmetro.id mengunggah video berjudul ‘Drama Rahmadi Terbongkar’ yang menampilkan klarifikasi Rahmadi.

Dalam unggahan itu, Rahmadi disebut sebagai bandar sekaligus eksekutor, disertai keterangan bahwa video tersebut dibuat untuk menjatuhkan Kompol DK karena sering menangkap jaringan narkoba di wilayah Tanjungbalai dan Asahan.

Video itu menuai beragam tanggapan dari warganet. Sebanyak 235 netizen mengomentarinya dan 595 membagikannya.

Sebagian besar komentar menilai video tersebut dibuat di bawah tekanan.

“Video tidak sah karena terduga dalam tekanan,” tulis akun Roby.

Komentar senada juga disampaikan akun Pencari Cuan dan USTATBAYARANSSS, yang menilai pernyataan Rahmadi sarat rekayasa.

“Dibawah tekanan atau ada rekayasa perbaikan citra Kompol DK. Ini juga perlu dibuktikan dipersidangan,” tulisnya.

Namun, alih-alih menggubris fakta-fakta itu dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjungbalai justru menuntut Rahmadi dengan sembilan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan atas perbuatan yang tak pernah dilakukannya.

Hingga berita ini ditulis, Polda Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan Rahmadi maupun proses hukum yang dijalaninya.

Namun, pada persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjungbalai, Eko Maranata Simbolon memilih bungkam saat dimintai tanggapannya seusai sidang perihal tuntutan sembilan tahun penjara kepada Rahmadi.

Saat itu, Eko menyarankan kepada wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada Kasi Penkum Kejari Tanjungbalai perihal tuntutan Sembilan tahun terhadap Rahmadi itu.

Begitu juga Kabid Humas Polda Sumut menyatakan dalam penangkapan Rahmadi, Kompol DK telah bertindak berlebihan.

Namun, yang perlu diingat ialah, tiga kali membuat klarifikasi mungkin bukan hal yang mudah.

Tapi di negeri ini, terkadang kebenaran memang perlu beberapa kali direkam, disesuaikan, dan dipoles sampai terdengar seperti yang diinginkan oleh mereka yang berkuasa.

Sementara Rahmadi menanti keadilan di ruang sidang, publik berharap hukum tidak lagi menjadi sandiwara yang dimainkan oleh para penegaknya.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Mantan Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan

    KPK Periksa Mantan Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang melibatkan proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Hari ini, Kamis (17/7/2025), KPK memanggil Mulyono, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, untuk diperiksa sebagai saksi di Kantor BPKP Perwakilan Medan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap […]

  • Banjir Bandang Menerjang Ratusan Rumah di Tapanuli Selatan

    Banjir Bandang Menerjang Ratusan Rumah di Tapanuli Selatan

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tapanuli Selatan – Terjangan banjir bandang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan. Air bah dengan batang-batang kayu hutan menyapu empat desa, tepatnya di Kota Tua, Harean, Sisoma dan Simaninggir, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, sejak Rabu hingga Kamis (19/12/2024). Banjir bandang menerjang ratusan rumah. Dengan ketinggian air hampir seluruhnya mencapai atap rumah-rumah warga di dua desa tersebut. Kabid […]

  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno Dorong Kolaborasi Bisnis dan Inovasi dengan Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno Dorong Kolaborasi Bisnis dan Inovasi dengan Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya kolaborasi bisnis dan inovasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan. Hal tersebut disampaikan Rano saat membuka acara Chungcheongnam-do Jakarta Business Forum di Jakarta Selatan, Senin (26/5). Dalam sambutannya, Rano menyampaikan bahwa Jakarta dan Chungcheongnam-do memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi yang […]

  • ASN Perlindungan Anak Pemrovsu diduga Siram Anak Tiri Dengan Air Panas

    ASN Perlindungan Anak Pemrovsu diduga Siram Anak Tiri Dengan Air Panas

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MEDAN – Anak usia 10 tahun jadi korban kekerasan dalam rumah tangga, usai penyiraman air panas ibunya. Terduga pelaku seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), yang tega melakukan penyiraman air panas tersebut. Kabar diperoleh, Senin (10/2/2025), anak tersebut mengalami luka bakar, kulitnya terkelupas di bagian paha. Peristiwa ini terjadi […]

  • Satgas Yonif 125/SMB Ambil Bagian Kelancaran PIN Nasional

    Satgas Yonif 125/SMB Ambil Bagian Kelancaran PIN Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Papua Selatan – Satgas pamtas kewilayahan Yonif 125/SI’MBISA mendukung puskesmas setempat dalam melaksanakan program pemerintah yaitu PIN, Pekan Imunisasi Nasional terhadap anak-anak umur 0-7 Tahun di jajaran pos satgas wilayah Kabupaten Merauke, Mappi, Dan Asmat, Papua Selatan. Dalam keterangan tertulis Dokter Satgas Yonif 125/SMB Letda Ckm dr. Syafiq M Suheli, mengatakan bahwa keterlibatan satgas dalam […]

  • Satgas Gakkum Operasi Patuh Toba 2025 Gelar Penertiban Lalu Lintas di Medan

    Satgas Gakkum Operasi Patuh Toba 2025 Gelar Penertiban Lalu Lintas di Medan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Medan – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Patuh Toba 2025 menggelar razia dan penertiban lalu lintas di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat pagi (25/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya. Operasi yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB […]

expand_less