Rainmaker Coffee, Caffee Mini di Medan yang Menjadi Ruang Belajar dan Berkumpul Komunitas
- account_circle Andrean
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- visibility 105
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun, daya tarik Rainmaker Coffee tidak berhenti pada secangkir kopi.
Hampir setiap pekan, kedai ini dipenuhi beragam aktivitas. Mulai dari pelatihan barista bagi pemula, seminar parenting, diskusi komunitas, hingga turnamen catur yang mempertemukan peserta dari berbagai usia. Suasana kedai pun berubah mengikuti kegiatan yang berlangsung, tetapi tetap mempertahankan kehangatan yang menjadi ciri khasnya.
Bagi pemilik Rainmaker Coffee, Sutan Arsyad, kopi hanyalah awal dari sebuah pertemuan. Ia ingin menghadirkan tempat yang mampu mempertemukan banyak orang untuk belajar, berbagi pengalaman, dan membangun relasi.
“Kami ingin Rainmaker Coffee bukan hanya dikenal sebagai tempat ngopi, tetapi juga menjadi ruang yang hidup untuk masyarakat. Siapa pun bisa datang, belajar hal baru, berdiskusi, atau sekadar menikmati suasana yang nyaman,” ujarnya.
Komitmen tersebut terlihat dari konsistensi Rainmaker Coffee menghadirkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum. Dengan menggandeng komunitas, praktisi, Tanding Catur, kedai ini perlahan tumbuh menjadi ruang kolaborasi yang aktif di tengah Kota Medan.
- Penulis: Andrean


